Sumbawanews.com,- Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memecat Oktay Saral, penasihat utamanya, pada Ahad lalu, menyusul kritik Saral terhadap kebijakan Azerbaijan yang melarang jilbab di sekolah dasar dan menengah. Pemecatan itu dilakukan sebagai upaya meredakan ketegangan diplomatik dengan Azerbaijan, yang menuduh Ankara bersikap hegemonik setelah pernyataan Saral menyebar di media sosial. Saral sendiri mengakui pemberhentian tersebut dan menyatakan menghormati keputusan presiden. Ketegangan memuncak setelah protes massal di Turki menuntut pencabutan larangan jilbab di Azerbaijan, sementara Ankara berusaha meyakinkan Presiden Ilham Aliyev untuk hadir dalam KTT Organisasi Negara-Negara Turkik yang akan digelar akhir pekan ini. Kedua pihak mengonfirmasi adanya pembicaraan telepon antara Erdogan dan Aliyev pada Kamis lalu, namun belum mengonfirmasi kepastian kehadiran Aliyev.















