Home Berita Internasional Eisenhower Minta Maaf ke Diplomat Ghana Usai Ditolak Restoran

Eisenhower Minta Maaf ke Diplomat Ghana Usai Ditolak Restoran

Sumbawanews.com,- Pada 10 Oktober 1957, Presiden Dwight D. Eisenhower mengundang Menteri Keuangan Ghana, Komla Agbeli Gbedemah, untuk sarapan di Gedung Putih sebagai bentuk permintaan maaf resmi atas insiden diskriminasi rasial yang dialaminya. Sebelumnya, Gbedemah ditolak makan di sebuah restoran di Dover, Delaware, hanya karena warna kulitnya. Insiden ini terjadi di tengah persaingan geopolitik antara Amerika Serikat dan Uni Soviet untuk memenangkan pengaruh di negara-negara Afrika dan Asia yang baru merdeka. Gbedemah sempat menyatakan kebingungannya, “Jika wakil presiden AS bisa makan di rumah saya saat berkunjung ke Ghana, saya tidak mengerti kenapa saya diperlakukan seperti ini oleh restoran pinggir jalan di Amerika.” Pejabat Departemen Luar Negeri langsung merespons dengan permintaan maaf terbuka, sementara Eisenhower menanggapi dengan tindakan simbolis yang langka: mengundang diplomat yang dihina ke meja makan presiden. Gbedemah menegaskan harapannya agar rakyat Ghana memahami bahwa hanya sebagian kecil warga AS yang bertindak diskriminatif. Insiden ini menjadi salah satu titik awal yang menyoroti betapa isu hak sipil di Amerika Serikat telah menjadi masalah diplomasi internasional.

Previous articleMees Hilgers Siap Kembali Bersama Timnas Indonesia di November
Next articlePrabowo Targetkan 100 Kampung Nelayan Beroperasi Akhir 2026