Sumbawanews.com,- Komite Eksekutif Federasi SEA Games (SEAGF) pada 30 Oktober 2026 memutuskan tidak memasukkan voli pantai dalam daftar cabang olahraga SEA Games 2027 di Malaysia, sehingga tim voli pantai putra Indonesia kehilangan kesempatan mempertahankan gelar juara setelah meraih emas di edisi 2025. Keputusan ini menghapus salah satu ajang penting bagi atlet Indonesia yang telah mendominasi nomor putra sejak voli pantai pertama kali dipertandingkan pada SEA Games 2003. Kepala Seksi Voli Pantai PBVSI, Slamet Mulyanto, menyayangkan pencoretan tersebut, menegaskan bahwa prestasi tim Indonesia layak mendapat ruang untuk terus berkembang. Tanpa keikutsertaan di Malaysia 2027, pembinaan jangka panjang dan persiapan menuju ajang Asia, dunia, serta kualifikasi Olimpiade harus dilakukan tanpa panggung kompetisi regional yang selama ini menjadi uji coba utama.
Tim voli pantai putra Indonesia meraih emas di SEA Games 2025 setelah mengalahkan tuan rumah Thailand dengan skor 2-1 dalam laga final di Chonburi pada 19 Desember 2025, mempertahankan tradisi emas yang tak terputus sejak 2003. Dengan cabang ini dihapus dari agenda 2027, Indonesia tidak lagi memiliki kesempatan untuk memperpanjang rekor tersebut di tingkat SEA Games. Meski demikian, PBVSI menegaskan komitmen kuat untuk terus mempersiapkan atlet melalui kejuaraan Asia dan dunia, termasuk mengikuti jalur kualifikasi Olimpiade, meski tanpa ajang regional yang selama ini menjadi batu loncatan strategis.















