Sumbawanews.com,- Vietnam meraih kemenangan 2-0 atas Malaysia pada leg pertama semifinal Piala AFF 2026 di Stadion Kuala Lumpur, Minggu, 16 Agustus 2026, berkat gol Nguyen Xuan Son pada menit ke-45+5 dan gol bunuh diri Faris Danish pada menit ke-86. Meski unggul agregat, pelatih Kim Sang-sik menyatakan ketidakpuasannya karena timnya gagal menjalankan taktik yang direncanakan sepanjang laga. Ia mengapresiasi perjuangan pemain dan dukungan suporter Vietnam yang memadati stadion, tetapi mengkritik seringnya interupsi VAR yang mengganggu ritme pertandingan, termasuk keputusan pembatalan kartu merah untuk kiper Patrick pada menit ke-61. Vietnam kini unggul dalam perjalanan menuju final, dengan leg kedua akan digelar di Stadion My Dinh, Hanoi, pada 19 Agustus 2026.
Kim Sang-sik, pelatih asal Korea Selatan, mengakui bahwa kemenangan di kandang lawan bukan hal mudah, terutama menghadapi tekanan dari suporter tuan rumah. “Tim Vietnam menjalani pertandingan tandang yang sulit, tetapi saya sangat senang kami menang 2-0. Ini adalah hasil dari upaya maksimal para pemain,” ujarnya, dikutip dari Thanh Nien. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para pendukung Vietnam yang hadir langsung, menyebutnya sebagai “bagian penting dari kemenangan ini.”
Namun, di balik skor yang menguntungkan, pelatih berusia 50 tahun itu menilai performa timnya jauh dari ideal. “Meskipun kami menang 2-0, secara keseluruhan itu adalah pertandingan yang sulit, dan kami juga menghadapi beberapa kesulitan dalam menerapkan taktik kami,” katanya. Ia menegaskan, “Bukannya saya tidak puas, tetapi secara keseluruhan, tim belum menerapkan gaya bermain yang awalnya kami rencanakan. Dari sudut pandang seorang pelatih, saya tidak puas dengan itu.”
Selain masalah taktis, Kim juga mengeluhkan efek gangguan dari sistem VAR yang menurutnya terlalu sering menghentikan aliran permainan. “Saya tidak punya keluhan besar tentang keputusan wasit, namun, mereka sering mengganggu jalannya pertandingan dengan keputusan mereka, dan membuang waktu menonton VAR,” ujarnya.
Dengan keunggulan dua gol, Vietnam memasuki leg kedua dalam posisi sangat kuat. Namun, Kim menegaskan bahwa timnya tidak akan menganggap remeh lawan. Evaluasi menyeluruh akan dilakukan sebelum laga penentuan di Hanoi, di mana dukungan publik lokal diharapkan bisa menjadi kekuatan tambahan. Malaysia, meski kalah, masih memiliki peluang besar untuk bangkit di kandang sendiri, terutama jika mampu memanfaatkan kesalahan taktis yang terlihat dari tim tamu.















