Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia mendapat angin segar menjelang Piala AFF 2026 setelah Vietnam mengonfirmasi absennya sang kapten, Nguyen Quang Hai, akibat cedera pergelangan kaki. Gelandang berusia 29 tahun itu, yang sebelumnya dikabarkan berniat pensiun dari tim nasional, kini fokus pada pemulihan setelah hasil medis menunjukkan kondisinya belum siap berlatih. Meski berada di grup berbeda, kemungkinan pertemuan Indonesia-Vietnam di final tetap terbuka, membuat kehilangan Quang Hai menjadi keuntungan strategis bagi Tim Garuda.
Quang Hai, pemain klub Cong An Ha Noi (CAHN) yang pernah menyumbang lima gelar V-League, tiga Piala Nasional, lima Piala Super Nasional, dan tiga juara ASEAN, serta meraih Bola Emas Vietnam 2018, menjadi tulang punggung timnas selama lebih dari satu dekade. Kehadirannya di lapangan selalu menjadi kunci permainan Vietnam, terutama dalam laga sengit melawan Indonesia di Piala Asia 2023, di mana ia menjadi lawan utama Marselino Ferdinan.
Meski rumor pensiun sempat menggema setelah ia dikabarkan menolak ajakan pelatih Kim Sang-sik untuk kembali bergabung, pihak CAHN secara resmi membantah keputusan pensiun. Klub menyatakan bahwa absennya Quang Hai murni karena kondisi fisik yang belum pulih dari cedera pergelangan kaki, dan ia sendiri meminta waktu untuk pemulihan demi menghindari risiko cedera lebih serius. Tim medis CAHN kini bekerja sama erat dengan tim nasional untuk memastikan pemain andalan itu kembali fit secepatnya.
Kehilangan Quang Hai bukan hanya soal kehilangan talenta, tapi juga kehilangan jiwa kepemimpinan dan kreativitas di lini tengah Vietnam. Bagi Indonesia, ini adalah momen krusial untuk memanfaatkan kelemahan lawan di ajang yang bisa jadi menjadi panggung penentu masa depan sepak bola regional.















