Sumbawanews.com,- Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, menyatakan tidak akan menutup kemungkinan memanggil pemain Manchester City ke tim nasional meski klub itu terdegradasi ke Championship musim depan. Tuchel menegaskan, status klub di liga domestik tidak menjadi patokan dalam memilih pemain untuk The Three Lions, dan keputusan akan didasarkan pada kebutuhan tim serta performa individu.
Manchester City saat ini sedang menghadapi proses banding atas 114 pelanggaran aturan finansial Premier League, dengan kemungkinan sanksi berat termasuk denda besar, larangan transfer, hingga pengurangan poin yang berpotensi menurunkan mereka ke kasta kedua. Meski isu ini menjadi pembicaraan di kalangan skuad Inggris, Tuchel memilih tidak memberikan komentar pribadi, karena ia belum memiliki akses penuh terhadap seluruh detail kasus tersebut.
Tuchel tetap memasukkan tiga pemain Manchester City—Elliot Anderson, Marc Guehi, dan Nico O’Reilly—dalam skuad terbarunya menjelang laga UEFA Nations League melawan Kroasia pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Ia menekankan bahwa setiap pemain akan dinilai secara objektif, tanpa diskriminasi berdasarkan klub asal. “Selalu ada kemungkinan. Saya akan selalu berusaha memilih tim terbaik untuk pemusatan latihan, pertandingan, dan turnamen. Saya tidak akan pernah menutup kemungkinan memilih pemain yang klubnya tidak bermain di kasta tertinggi,” ujar Tuchel.
Meski para pemain City di tim nasional turut membahas perkara klub mereka, Tuchel memastikan pembahasan itu hanya singkat dan tidak mengganggu fokus utama: persiapan menghadapi Kroasia. Baginya, performa di lapangan, bukan status klub, adalah satu-satunya ukuran untuk memanggil pemain ke tim nasional.















