Sumbawanews.com,- Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka mendukung Benjamin Netanyahu untuk kembali menjabat sebagai Perdana Menteri Israel menjelang pemilihan parlemen pada 27 Oktober 2026. Dalam unggahan di platform Truth Social, Trump memuji Netanyahu sebagai “perdana menteri pejuang yang hebat” dan mitra perdamaian, menekankan keteguhan serta keberaniannya di tengah tekanan politik internal dan konflik regional yang telah berlangsung tujuh bulan. Trump juga mengapresiasi Netanyahu atas keterlibatannya dalam serangan terhadap Iran pada Februari lalu, yang turut memperdalam ketegangan di Timur Tengah.
Trump menulis bahwa Netanyahu “tidak menyerah di bawah tekanan, justru semakin kuat” dan menyatakan dukungan tanpa syarat bagi Netanyahu dalam pemilihan mendatang. Ia menutup pesannya dengan doa agar Netanyahu kembali memimpin Israel. Netanyahu segera merespons melalui platform X, menulis, “Bersama-sama kita akan menuntaskan misi ini!”
Namun, dukungan Trump belum tentu meningkatkan elektabilitas Netanyahu di mata rakyat Israel. Jajak pendapat menunjukkan penurunan popularitas Trump di kalangan warga Israel, terutama akibat perbedaan pandangan mengenai kebijakan terhadap Iran. Pemilihan di Israel ditentukan melalui pembentukan koalisi di parlemen, bukan pemungutan suara langsung, sehingga hasilnya masih belum pasti. Pemilu ini menjadi ujian utama bagi Netanyahu setelah serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 yang memicu perang di Gaza, Lebanon, dan Iran.














