Home Berita Internasional Trump Desak Putin dan Zelensky Berdamai, Klaim Gencatan Senjata Dipertanyakan

Trump Desak Putin dan Zelensky Berdamai, Klaim Gencatan Senjata Dipertanyakan

Sumbawanews.com,- Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendesak Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy segera duduk bersama mengakhiri perang yang telah berlangsung lebih dari empat tahun. Ia menyatakan bahwa sekitar 32 ribu orang tewas dalam satu bulan terakhir akibat konflik tersebut, dan menilai pertumpahan darah itu tidak masuk akal. Namun, klaim Trump bahwa kedua pihak telah menyetujui gencatan senjata khusus untuk melindungi infrastruktur energi tidak dikonfirmasi oleh Moskow maupun Kyiv.

Trump mengumumkan kesepakatan itu melalui platform Truth Social pada 11 Oktober 2026, menyatakan bahwa serangan terhadap fasilitas energi telah dihentikan seketika. Namun, Ukraina menyatakan tidak menerima rincian apa pun dari Washington, sementara Rusia tidak memberikan respons resmi. Zelenskyy justru mengaku terkejut, karena serangan terhadap pembangkit listrik di Kharkiv, fasilitas produksi gas, dan stasiun pengisian bahan bakar masih berlanjut setelah pengumuman Trump.

Saat ditanya tentang ketidaksesuaian informasi, Trump bersikeras bahwa kesepakatan sudah tercapai. “Mereka sepakat. Karena saya mengatakan, ‘Kalian setuju’. Itulah alasannya,” ujarnya. Pernyataan itu memicu keraguan atas keabsahan dan mekanisme pelaksanaan gencatan senjata yang diklaimnya, karena tidak ada bukti publik, kesepakatan bersama, atau konfirmasi dari kedua negara yang terlibat.

Previous articleBarcelona Hancurkan Galatasaray 4-1 di Kandang Lawan, Raih Kemenangan Ke-10 Berturut-turut
Next articleJenderal Hoegeng dan KS Tubun Lahir pada 14 Oktober