Home Berita Internasional Trump Ancam Veto Kongres Jika Demokrat Kuasai DPR dan Senat

Trump Ancam Veto Kongres Jika Demokrat Kuasai DPR dan Senat

Sumbawanews.com,- Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan siap menggunakan hak veto untuk menghalangi undang-undang yang diajukan Partai Demokrat jika partai tersebut menguasai Kongres pada tahun depan. Dalam wawancara eksklusif dengan CBS News, Trump menegaskan memiliki kekuasaan besar untuk memblokir kebijakan yang tidak sejalan dengan agenda pemerintahannya, bahkan menyambut julukan “Mr. Veto” sebagai gambaran sikapnya. Pernyataan itu disampaikan menjelang pemilihan paruh waktu AS, saat sejumlah survei memprediksi Demokrat berpeluang memperoleh mayoritas di Dewan Perwakilan Rakyat maupun Senat.

Trump menekankan bahwa putusan Mahkamah Agung dalam perkara Trump v. Slaughter yang mengizinkannya memberhentikan anggota Komisi Perdagangan Federal, Rebecca Slaughter, telah memperkuat kewenangan eksekutif presiden. Ia menyebut keputusan 6-3 itu memberinya kendali luas atas lembaga federal, terlepas dari siapa yang mengendalikan Kongres. Menurutnya, kekuasaan ini memungkinkan pemerintah tetap menjalankan agenda utama, termasuk di bidang imigrasi, perdagangan, dan keamanan nasional, meski Demokrat menguasai legislatif.

Ia juga meyakini ancaman veto akan memaksa Demokrat untuk bernegosiasi dan mencari kesepakatan bipartisan. “Secara historis, Anda menggunakan veto selama beberapa bulan, lalu mereka datang dan berkata, ‘Kita harus membuat kesepakatan,’” ujar Trump. Gedung Putih, menurut sumber dekat presiden, telah membahas sejumlah rencana tindakan eksekutif bersama Wakil Kepala Staf Stephen Miller dan Direktur Kantor Manajemen dan Anggaran Russell Vought untuk memperkuat posisi pemerintah di tengah potensi dominasi Demokrat.

Trump menambahkan bahwa kampanye selama 29 hari dan 33 kegiatan yang ia lakukan telah mengubah prediksi kekalahan besar bagi Partai Republik menjadi persaingan ketat. Ia mengklaim upayanya membangkitkan antusiasme pemilih berhasil melindungi pencapaian pemerintahannya dari gangguan legislatif. Selain itu, ia menyinggung rencana renovasi Gedung Putih, termasuk pembangunan ruang dansa baru dan gerbang lengkung setinggi 76 meter, yang disebutnya sebagai bagian dari upaya mempercantik ibu kota.

Trump tidak memberikan prediksi pasti mengenai hasil pemilu, tetapi menyatakan peluang Partai Republik tetap baik. Ia juga menegaskan belum membahas kemungkinan pencalonan kembali pada 2028, meski menyebut Partai Republik memiliki banyak kandidat potensial.

Previous articleFFI Berhentikan Sekjen Budi Setiawan, Fokus Perkuat Tata Kelola Futsal Nasional
Next articlePersib Bandung Remontada Dramatis Lawan Melbourne Victory, Lolos ke 16 Besar ACL 2