Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia bersiap menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026 dengan tiga opsi menarik di lini depan: Luke Vickery, Ole Romeny, dan Mitchell Baker. Pelatih John Herdman telah menetapkan 23 pemain untuk turnamen tersebut, dengan ketiganya menjadi pilar utama serangan Garuda. Vickery, penyerang sayap berusia 20 tahun asal Amerika Serikat yang baru bergabung, berpeluang menjalani debut senior setelah mencatatkan 24 penampilan, lima gol, dan satu assist di A-League Men musim 2025/26, serta dua gol dan dua assist di Liga Champions Asia Dua. Romeny, penyerang Fortuna Sittard, menjadi sosok berpengalaman dengan kemampuan bermain sebagai penyerang tengah maupun bergerak melebar, sekaligus menjadi penghubung antara lini tengah dan depan. Sementara itu, Baker, yang pernah mencetak hattrick di debutnya bersama Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, menutup musim dengan empat gol dan sembilan kontribusi gol dalam delapan laga bersama Georgetown University.
Kehadiran ketiganya memberi Herdman fleksibilitas taktis yang signifikan. Vickery dengan kecepatan sayapnya bisa membebaskan ruang bagi rekan-rekannya, sementara Romeny mampu menarik perhatian bek lawan dengan gerakan cerdas di antara lini pertahanan. Baker, dengan catatan produktivitasnya, menjadi pilihan ideal sebagai ujung tombak. Herdman bisa memainkan Baker sebagai striker tunggal dengan Vickery dan Ragnar Oratmangoen di sisi sayap, atau mengandalkan Romeny sebagai penyerang tengah sambil memanfaatkan kecepatan Vickery dan pergerakan Oratmangoen. Tidak ada pola tetap—hanya adaptasi berdasarkan lawan dan dinamika pertandingan.
Laga pembuka Grup A akan menjadi ujian pertama: Indonesia menghadapi Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat, 25 September 2026. Setelah itu, Garuda bertemu Malaysia pada 28 September, lalu menghadapi Bangladesh pada 1 Oktober. Semua pertandingan Grup A berlangsung di SUGBK. Dengan kombinasi kecepatan, pengalaman, dan produktivitas yang berbeda-beda, ketiga pemain ini bukan sekadar pilihan—mereka adalah kunci strategi Indonesia untuk meraih hasil maksimal di turnamen ini.















