Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia dan Malaysia akan bertemu kembali di ajang FIFA ASEAN Cup 2026, setelah lima tahun tidak saling berhadapan dalam kompetisi resmi. Pertemuan klasik ini terwujud setelah hasil drawing resmi pada 29 Juli 2026 menempatkan kedua tim dalam Grup A, dengan Indonesia sebagai tuan rumah. Pertandingan akan berlangsung dalam rangkaian turnamen yang berlangsung dari 21 September hingga 6 Oktober 2026, dan masuk dalam kalender resmi FIFA Matchday. Grup A juga diisi oleh Singapura dan India, sementara Grup B dihuni Vietnam, Thailand, Filipina, dan Pakistan.
Ajang ini menjadi yang pertama kali diselenggarakan dengan sistem dua kasta, di mana Divisi 1 diikuti delapan tim terkuat dari kawasan Asia Tenggara dan undangan eksternal. Sebagai tuan rumah, Indonesia mendapat kehormatan menyelenggarakan seluruh laga fase grup, memperkuat posisinya sebagai pusat sepak bola regional. Pertemuan antara Garuda dan Harimau Malaya menjadi sorotan utama, mengingat sejarah head-to-head yang mencatat lebih dari 70 pertemuan resmi dengan catatan seimbang: Malaysia unggul 37 kemenangan, sementara Indonesia meraih sekitar 30 kemenangan.
Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang persaingan olahraga, tetapi juga berdampak langsung pada peringkat FIFA, karena semua laga dihitung sebagai pertandingan resmi internasional. Dengan kembalinya duel paling panas di sepak bola Asia Tenggara, antusiasme publik di kedua negara diprediksi melonjak, terutama di Indonesia yang telah resmi ditunjuk sebagai tuan rumah oleh PSSI dan dikonfirmasi oleh Erick Thohir. Fans kini menanti jadwal pasti laga antara kedua tim, yang diyakini akan menjadi momen bersejarah dalam perjalanan sepak bola regional.















