Sumbawanews.com,- Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengungkapkan bahwa Timnas Indonesia masih membutuhkan tambahan pemain di sektor gelandang, sayap, dan penyerang untuk memperkuat skuad menjelang Piala Asia 2027 yang digelar pada Januari mendatang. Dengan waktu tersisa sekitar tiga bulan, PSSI bersama pelatih kepala John Herdman dan Badan Tim Nasional (BTN) sedang memetakan kebutuhan pemain guna membangun kedalaman skuad yang lebih kompetitif. Erick menekankan bahwa meski sejumlah posisi seperti penjaga gawang dan bek tengah sudah memiliki pilihan memadai, kekurangan di lini depan dan sayap menjadi fokus utama perbaikan.
Erick menyebut, di lini tengah saat ini hanya ada tiga pemain yang konsisten, sehingga dibutuhkan dua tambahan lagi untuk memperkuat rotasi dan ketahanan permainan. Sementara itu, posisi penyerang dan sayap masih dinilai kurang dalam hal jumlah dan kualitas alternatif. Di sisi lain, posisi penjaga gawang dianggap sudah kuat dengan dua pemain berkualitas, sementara bek tengah juga cukup solid meski masih terbuka kemungkinan penambahan satu pemain. Untuk bek kiri, PSSI memiliki dua hingga empat opsi, namun bek kanan menjadi titik lemah akibat cedera yang menimpa sejumlah pemain.
Erick membandingkan kondisi ini dengan tim seperti Jepang, yang memiliki sekitar 100 pemain berkarier di kompetisi Eropa, termasuk 12 pemain yang bermain di Liga Inggris. Menurutnya, kedalaman skuad semacam itu memungkinkan Jepang tetap kompetitif meski menghadapi cedera, sebuah model yang ingin ditiru Indonesia. “Mereka punya banyak pilihan saat ada pemain yang tidak bisa tampil. Kita harus cari keseimbangan antara pemain yang bermain di luar negeri dan yang berkompetisi di liga domestik,” ujarnya.
Persiapan ini tidak hanya bertujuan untuk Piala Asia 2027, tetapi juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang menuju Kualifikasi Piala Dunia 2030. Pengundian kualifikasi dijadwalkan pada 15 Desember 2026, dan Indonesia dipastikan akan memulai perjuangan dari putaran kedua, tanpa melewati putaran pertama seperti pada edisi sebelumnya. Erick menegaskan, PSSI akan mengikuti aturan FIFA dan AFC, meski harapan ideal adalah langsung masuk ke putaran lebih lanjut. Dengan evaluasi menyeluruh dan penambahan pemain strategis, Garuda berusaha membangun tim yang tidak hanya siap bertarung di Asia, tetapi juga mampu bersaing di panggung dunia.















