Home Berita Olah Raga Timnas Futsal Indonesia Siap Hadapi Brasil di Lapangan Interlock

Timnas Futsal Indonesia Siap Hadapi Brasil di Lapangan Interlock

Sumbawanews.com,- Timnas Futsal Indonesia, dibawah arahan pelatih Hector Souto, sedang beradaptasi dengan kondisi lapangan interlock dan cuaca dingin di Sao Jose dos Pinhais, Brasil, menjelang laga kontra Brasil dalam fase Grup A Copa Das Nacoes De Futsal 2026, yang berlangsung di Max Rosenmann Arena pada Jumat, 15 Oktober 2026. Souto menilai permukaan lapangan interlock—yang membuat laju bola lebih lambat dibanding parket—bisa menjadi keuntungan strategis bagi pertahanan tim, meski menimbulkan tantangan dalam membangun serangan. Ia juga menekankan bahwa tim telah menyesuaikan diri dengan peralihan musim dari kemarau ke hujan yang membawa suhu lebih sejuk di lokasi pertandingan. Meski mengakui kekuatan lawan, Souto menegaskan bahwa timnya siap menghadapi segala tantangan dengan memaksimalkan sesi latihan tersisa.

Pelatih asal Spanyol itu menyoroti perbedaan signifikan antara lapangan parket yang biasa digunakan di Indonesia dan interlock yang akan dipakai di Brasil. Menurutnya, kecepatan bola yang lebih terkendala di lapangan interlock bisa memberi waktu lebih bagi pemain bertahan untuk membaca pergerakan lawan, sekaligus mengurangi kecepatan serangan balik yang menjadi ciri khas tim-tim besar seperti Brasil. Namun, hal ini juga berarti perlu penyesuaian pola permainan, terutama dalam passing dan pergerakan tanpa bola, karena bola tidak meluncur secepat di permukaan parket.

Souto menambahkan bahwa adaptasi tidak hanya terbatas pada faktor lapangan, tetapi juga kondisi iklim. Cuaca yang lebih dingin di Sao Jose dos Pinhais menjadi tantangan tambahan, terutama dalam menjaga suhu tubuh dan kesiapan otot para pemain. Tim telah menjalani serangkaian latihan untuk menyesuaikan ritme permainan dengan kondisi tersebut, termasuk sesi pemanasan yang lebih intensif dan pemantauan fisik harian.

Meski mengakui bahwa Brasil tetap menjadi favorit, Souto menekankan bahwa timnya tidak datang hanya untuk sekadar berpartisipasi. Setiap sesi latihan dihabiskan untuk memperdalam pemahaman taktis, membangun kekompakan, dan menyiapkan mental para pemain menghadapi tekanan di panggung internasional. Laga ini bukan hanya ujian teknis, tapi juga kesempatan bagi Indonesia untuk menunjukkan kemajuan dalam perkembangan futsal nasional di level tertinggi.

Previous articlePersib Bandung Raih Bonus Rp1,793 Miliar Usai Menang Beruntun di ACL Two
Next articlePersib Bandung Kehilangan Kapten Klok Jelang Lawan Melbourne Victory