Sumbawanews.com,- Timnas Futsal Indonesia akan menghadapi Palma Futsal, salah satu klub elite Spanyol, dalam laga uji coba di Chantada, Spanyol, pada Rabu, 19 Agustus 2026 pukul 00.00 WIB. Pelatih Hector Souto menegaskan pertandingan ini akan menjadi salah satu tantangan terberat bagi skuad Garuda, mengingat lawan mereka dipenuhi pemain internasional dari Brasil dan Spanyol. Souto menilai laga ini sebagai momentum krusial untuk menguji ketangguhan dan semangat juang para pemain sebelum menatap kualifikasi Piala Dunia Futsal 2028.
Souto, pelatih asal Spanyol yang sebelumnya menangani Bintang Timur Surabaya, mengakui keunggulan teknis dan pengalaman lawan. “Hari ini adalah pertandingan yang sangat sulit bagi kami. Mungkin ini akan menjadi salah satu pertandingan paling berat bagi Timnas Futsal Indonesia,” ujarnya dalam unggahan resmi @timnasfutsal pada 18 Agustus 2026. Ia menekankan bahwa banyak pemain Palma Futsal berasal dari tim nasional, sehingga level pertandingan jauh di atas laga sebelumnya melawan O Parrulo Ferrol yang berakhir 3-5 pada 15 Agustus lalu.
Meski diakui lebih unggul secara teori, Souto menekankan bahwa tujuan utama TC di Spanyol bukan sekadar menang, tapi membangun mental juara. “Kami datang ke Spanyol untuk membuat kami menjadi tangguh. Biarkan pemain bertarung, berjuang sampai akhir, meski mungkin kalah,” tegasnya. Baginya, perlawanan sengit dan ketahanan mental jauh lebih berharga daripada skor akhir.
Timnas Futsal Indonesia menjalani tiga laga uji coba selama pemusatan latihan di Spanyol. Setelah menghadapi O Parrulo Ferrol (3-5) pada 15 Agustus, mereka akan melawan Palma Futsal pada 19 Agustus, dan menutup rangkaian dengan laga melawan Noia Portus Apostoli Futsal pada 21 Agustus 2026. Semua laga ini menjadi bagian dari persiapan intensif untuk meraih tiket ke Piala Dunia Futsal 2028, dengan fokus pada peningkatan kualitas permainan dan kedalaman skuad.
Laga melawan Palma Futsal menjadi penentu utama dalam evaluasi Souto terhadap kemampuan para pemain di level tertinggi. Dengan lawan yang mengandalkan bintang-bintang dunia, skuad Garuda diharapkan tidak hanya bertahan, tapi juga menunjukkan keberanian dan kreativitas yang bisa menjadi fondasi masa depan.















