Sumbawanews.com,- Timnas basket 3×3 putra Indonesia gagal melangkah ke babak perdelapan besar Asian Games 2026 setelah dikalahkan China dengan skor 10-21 dalam fase play-in. Pertandingan berlangsung di Aichi-Nagoya, dengan keempat pemain Indonesia—Daffa Dhoifullah, Erick Junior, Aymane Arip, dan Halmaheranno Hady—tak mampu mengimbangi ketajaman lawan meski bermain kompak.
Erick Junior, salah satu pemain Dewa United, mengakui bahwa timnya sempat memiliki target mencapai perdelapan besar. “Targetnya kemarin sih ya kita sampai (menang) di play-in, perdelapan besar sebenarnya. Cuma kita kan gak sampai perdelapan besar. Tapi dapat sampai masuk ke play-in, ke babak selanjutnya kan. Jadi ya untuk target ke depannya semoga bisa semifinal atau ya syukur-syukur juara,” ujarnya di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (26/9/2026).
Meski mengaku timnya mampu menguasai ritme permainan, Erick menyebut sejumlah tantangan yang dihadapi, termasuk angin yang mengganggu dan lawan yang lebih tangguh. “Kesulitannya biasa, yang sebenarnya bisa dilewati juga,” katanya.
China, meski kehilangan satu pemainnya, tetap tampil dominan dengan efektivitas tembakan dari luar garis dua poin. “Padahal mereka lagi down satu orang kan, mereka jadi tiga lawan empat hitungannya. Cuma mereka juga field goal-nya lagi bagus dari dua poin. Terus mereka juga ya emang levelnya agak di atas kita sih. Jadi kita butuh mengejar itu,” tambah Erick.
Timnas basket 3×3 putra Indonesia kini fokus pada evaluasi menyeluruh setelah kembali ke Tanah Air. “Pasti akan ada evaluasi setelah ini,” tegasnya, menandai langkah penting menuju persiapan kompetisi mendatang.















