Sumbawanews.com,- Pada 21 Oktober 1879, Thomas Edison berhasil membuktikan bahwa bola lampu pijar buatannya dapat menyala selama 13,5 jam di laboratorium Menlo Park, New Jersey. Eksperimen ini menjadi titik balik dalam sejarah penerangan listrik, setelah lebih dari lima puluh tahun upaya para ilmuwan global gagal menciptakan lampu yang tahan lama. Edison tidak hanya mengandalkan inovasi filamen karbon, tetapi juga membangun sistem penerangan listrik yang komprehensif, berbeda dari pendekatan sebelumnya yang hanya fokus pada perangkat tunggal. Sebelumnya, ia telah mempelajari karya para penemu lain, termasuk melihat pameran lampu busur di Ansonia, Connecticut, dan menyadari bahwa solusi yang dibutuhkan bukanlah lampu terang sesaat, melainkan penerangan praktis yang berkelanjutan. Setelah menguji lebih dari 1.500 bahan, filamen karbon menjadi kunci keberhasilannya, mengubah cara manusia menerangi rumah dan ruang publik.















