Sumbawanews.com,- Thom Haye, gelandang berusia 31 tahun, kembali fokus membela Persib Bandung setelah membantu Timnas Indonesia meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026. Ia tiba-tiba kembali ke lapangan Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, menjelang laga kontra Dewa United Banten FC pada Minggu, 11 Oktober 2026, tanpa larut dalam euforia kemenangan bersama tim nasional. Baginya, prestasi bersama Garuda adalah kebanggaan besar, tapi bukan alasan untuk mengabaikan tanggung jawab di level klub.
Haye menegaskan, tim nasional dan klub adalah dua dunia yang berbeda, masing-masing dengan tuntutan dan dinamika sendiri. “Saat di tim nasional, fokus kita hanya di sana. Ketika kembali, hanya ada satu hal: Persib,” ujarnya. Ia menolak anggapan bahwa trofi ASEAN Cup menjadi motivasi ekstra di level klub. Baginya, profesionalisme berarti menjaga batas jelas antara panggung internasional dan kompetisi domestik.
Meski baru saja terbang dari Bangkok usai laga antarklub Asia Tenggara, Haye tak menyisihkan waktu untuk merayakan. “Kami bersenang-senang, menikmati kemenangan, tapi beberapa hari kemudian sudah bermain lagi. Sekarang, satu-satunya fokus adalah pertandingan melawan Dewa United,” katanya. Dengan jadwal yang padat, ia memilih menjaga konsentrasi penuh pada misi mengamankan tiga poin di kandang sendiri.
Pelatih Igor Tolic pun mengakui tekanan jadwal yang berat bagi skuad Maung Bandung, namun menekankan bahwa kedisiplinan dan fokus seperti yang ditunjukkan Haye menjadi kunci menghadapi tantangan ini. Egy Maulana Vikri, yang menjadi sorotan lawan, juga menjadi bagian dari strategi Persib dalam laga penentuan ini.















