Home Berita Olah Raga Tan Cheng Hoe Kembali ke GBK, Malam Ini Tantang Garuda untuk Puncak...

Tan Cheng Hoe Kembali ke GBK, Malam Ini Tantang Garuda untuk Puncak Grup A

Sumbawanews.com,- Malaysia akan menghadapi Timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Senin, 28 September 2026 malam WIB, dalam laga kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Pelatih Malaysia, Tan Cheng Hoe, kembali ke stadion yang menjadi saksi sejarah karier kepelatihannya—tempat ia pernah meraih gelar Piala AFF 2010 dan SEA Games 2011 sebagai asisten, serta memenangi pertandingan dramatis 3-2 atas Indonesia pada kualifikasi Piala Dunia 2022 sebagai pelatih kepala. Kini, dengan Malaysia yang unggul di puncak klasemen setelah menang 3-0 atas Bangladesh, dan Indonesia yang menyusul dengan kemenangan 2-0 atas Singapura, duel ini menjadi penentu siapa yang akan memimpin Grup A.

Tan Cheng Hoe tak menafikan kenangan manisnya di GBK, tetapi ia menekankan bahwa pertandingan kali ini berbeda. “Memori yang baik dari pertandingan di GBK? Ya, tentu saja. Saya pernah memenangkan pertandingan di sini pada 2019 dalam kualifikasi Piala Dunia dan Piala Asia. Itu merupakan salah satu memori terbaik bagi saya. Dan tentu saja, pertandingan besok melawan Indonesia adalah pertandingan yang berbeda, kompetisinya berbeda, dan suasana serta para pemainnya juga berbeda,” ujarnya dalam konferensi pers di SUGBK, Minggu, 27 September 2026. Ia memastikan seluruh 23 pemain Malaysia dalam kondisi siap penuh dan penuh semangat menghadapi laga krusial ini.

Sementara itu, Timnas Indonesia datang dengan modal tiga poin dari kemenangan atas Singapura, namun menghadapi tekanan besar untuk meraih hasil positif di hadapan publik sendiri. Gelandang Joey Pelupessy, salah satu kunci lini tengah Garuda, mengaku tak sabar menghadapi laga ini, meski menyadari beban harapan yang melekat di pundak tim. Kedua tim sama-sama mengincar posisi teratas grup, dan kemenangan di GBK bisa menjadi penentu arah perjalanan mereka menuju semifinal.

Dengan catatan sejarah Tan Cheng Hoe di stadion ini, dan semangat juang kedua tim yang terlihat jelas, pertandingan malam ini bukan sekadar laga grup—ia adalah benturan antara kenangan dan ambisi, antara kebanggaan masa lalu dan impian masa depan.

Previous articleIndonesia Bertaruh Emas di Semifinal Bulutangkis Asian Games 2026