Home Berita Internasional Tabrakan Kereta Spanyol, Rekaman Suara Ungkap Kesalahan Sistem

Tabrakan Kereta Spanyol, Rekaman Suara Ungkap Kesalahan Sistem

Sumbawanews.com,- Rekaman suara masinis dan pusat kendali mengungkap detik-detik sebelum tabrakan kereta di Urda, Spanyol, pada Rabu pagi, yang menewaskan 69 orang. Kereta berkecepatan tinggi milik Renfe diperintahkan melanjutkan perjalanan dengan sistem persinyalan alternatif, meskipun kereta lain dari perusahaan swasta Iryo masih berhenti di jalur sekitar 25 kilometer di depannya akibat kegagalan sistem otomatis. Operator pusat kendali memerintahkan masinis Renfe untuk berjalan dengan “kecepatan normal” menggunakan Lateral Signalling Block, sementara masinis Iryo telah melaporkan bahwa keretanya tidak bisa bergerak karena sistem keamanan tidak merespons. Kecelakaan ini menjadi yang paling mematikan di Spanyol sejak 2013.

Menteri Transportasi Spanyol Óscar Puente menyebut keputusan mengizinkan kereta berjalan tanpa batas kecepatan sebagai “tidak dapat dijelaskan.” Rekaman percakapan yang bocor ke media Spanyol seperti El País dan RTVE memicu kritik tajam dari politikus dan serikat pekerja, yang menyalahkan liberalisasi sektor perkeretaapian dan kelalaian sistem. Perdana Menteri Pedro Sánchez menjanjikan penyelidikan menyeluruh dan mengumumkan tiga hari berkabung nasional. Raja Felipe VI dan Ratu Letizia mengunjungi korban luka di rumah sakit, sambil berjanji menemukan penyebab pasti dan mencegah kejadian serupa.

Puluhan penumpang terluka, dengan sejumlah gerbong terbakar dan korban kehilangan anggota tubuh. Lebih dari 900 personel dikerahkan untuk mencari dan mengidentifikasi jenazah, sementara keluarga korban diminta memberikan sampel DNA. Demonstrasi besar terjadi di depan Kementerian Transportasi, dengan massa menuntut pengunduran diri Sánchez dan Puente. Polisi membubarkan unjuk rasa dengan gas air mata setelah para demonstran melemparkan botol dan suar. Serikat masinis tetap melanjutkan aksi mogok, menegaskan bahwa tuntutan mereka adalah demi keselamatan perkeretaapian.

Previous articleGenerali Stadium Resmi Diluncurkan, Markas Baru Inter dan AC Milan Siap Dibangun 2028
Next articleRapelan Gaji PJLP Jakarta Mulai Dicairkan Mulai Hari Ini