Home Berita Nasional Subsidi LPG Tembus Rp100 Triliun Akibat Harga Minyak Melonjak

Subsidi LPG Tembus Rp100 Triliun Akibat Harga Minyak Melonjak

Sumbawanews.com,- Pemerintah mencatat subsidi liquefied petroleum gas (LPG) melonjak hingga Rp100 triliun akibat kenaikan harga rata-rata minyak mentah Indonesia (ICP) yang dipicu gejolak geopolitik global. Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia, yang juga menjabat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, mengungkapkan bahwa subsidi LPG sebelumnya sebesar Rp87 triliun ketika ICP berada di level 70 dolar AS per barel. Kini, dengan ICP rata-rata mencapai 90–100 dolar AS per barel, subsidi melonjak hampir mencapai angka Rp100 triliun. Lonjakan ini terjadi seiring ketegangan internasional, termasuk konflik antara Amerika Serikat dan Iran, perang Ukraina-Rusia, serta serangan terhadap infrastruktur energi di Arab Saudi dan Rusia.

Bahlil menjelaskan bahwa ketidakpastian geopolitik telah memicu kekhawatiran global terhadap keamanan pasokan energi, mendorong negara-negara untuk memperkuat kemandirian energi dalam negeri. Untuk mengurangi ketergantungan pada LPG impor, pemerintah sedang menyiapkan compressed natural gas (CNG) sebagai alternatif. CNG, yang sudah digunakan sejumlah restoran dan hotel, harganya 30–40 persen lebih murah dari LPG dan berasal dari gas alam jenis C1 dan C2 yang melimpah di Indonesia. Saat ini, uji coba tabung CNG 3 kg sedang dilakukan, sementara tabung 12 kg sudah digunakan secara luas.

Kementerian ESDM mencatat ICP pada September 2026 mencapai 112,81 dolar AS per barel, naik 23,38 dolar AS dari Agustus 2026 yang berada di level 89,43 dolar AS per barel. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Laode Sulaeman menegaskan, kenaikan ini dipengaruhi oleh eskalasi konflik di Timur Tengah, penundaan kuota produksi OPEC+, serta serangan terhadap infrastruktur ekspor minyak di Rusia dan Laut Merah, yang memperketat pasokan global.

Previous articleTimnas Indonesia Bidik Gelandang Muda Arsenal Berdarah Indonesia
Next articleTimnas Futsal Indonesia Tumbang 0-3 dari Brasil di Copa das Nacoes 2026