Sumbawanews.com,- Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar, mendampingi Amanda Andono dan keluarganya melaporkan kasus penganiayaan ke Polda Metro Jaya pada Kamis, 8 Oktober 2026. Kejadian itu terjadi dalam rangkaian perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, yang melibatkan insiden terkait petasan. Gugun menegaskan kehadiran Kementerian Agama murni sebagai bentuk pendampingan dan fasilitasi komunikasi, bukan intervensi terhadap proses hukum. Ia memastikan korban mendapat ruang untuk menyampaikan pengalaman secara langsung kepada aparat penegak hukum dan memperoleh pelayanan yang semestinya.
“Kami hadir untuk mendampingi masyarakat. Kami ingin memastikan Ibu Amanda mendapatkan ruang untuk menyampaikan apa yang dialaminya dan mendapatkan pelayanan yang baik dalam menempuh jalur hukum,” ujar Gugun.
Gugun menekankan, Kementerian Agama menghormati sepenuhnya kewenangan aparat dalam menangani laporan masyarakat. Posisinya, kata dia, hanya memastikan proses hukum berjalan adil dan korban tidak merasa terabaikan.















