Sumbawanews.com,- Persija Jakarta kini menduduki puncak klasemen BRI Super League musim 2026/2027 di bawah asuhan pelatih Shin Tae-yong, dengan permainan atraktif dan perkembangan taktis yang memukau para suporter. Sejak kembali ke Indonesia dan memimpin Macan Kemayoran, pelatih asal Korea Selatan itu berhasil membangun tim yang mengalir, penuh inisiatif, dan mengingatkan pada era kejayaan Timnas Indonesia di bawah kepemimpinannya. Fans pun berharap Shin tetap bertahan selama dua hingga tiga tahun agar gaya bermainnya menjadi identitas abadi Persija.
Banyak suporter, seperti Rizki yang menyaksikan langsung laga Persija melawan Arema FC pada 21 Oktober 2026, menilai bahwa meski gelar juara belum diraih musim ini, perkembangan tim sudah jelas terlihat. Mereka meyakini bahwa stabilitas kepelatihan adalah kunci untuk membangun tim yang konsisten. Skuad Persija saat ini dipenuhi pemain yang pernah bersama Shin di Timnas Garuda, seperti Nadeo Argawinata, Marselino Ferdinand, dan Rizky Ridho, yang kini menjadi tulang punggung tim di liga.
Kemenangan 4-1 atas PSMS Medan pada 1 Agustus 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo menjadi salah satu momen penting yang memastikan Persija lolos ke semifinal Piala Presiden 2026, sekaligus menegaskan keberhasilan filosofi permainan Shin. Di semifinal, Persija akan menghadapi rival abadi mereka, Persib Bandung, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.
Fans juga berharap agar faktor-faktor di luar lapangan—seperti isu manajerial atau tekanan eksternal—tidak mengganggu fokus Shin Tae-yong. “Tetap fokus saja, Coach, untuk pertandingan-pertandingan berikutnya,” ujar Rizki. Sementara Dina dan Kayla, dua penggemar setia, berdoa: “Semoga Shin Tae-yong sehat selalu dan bisa membawa Persija Jakarta jadi juara.”
Sejak musim ini, permainan Persija berubah drastis—lebih dinamis, lebih berani dalam membangun serangan, dan lebih terstruktur secara taktis. Bagi para suporter, perubahan ini bukan sekadar tren sementara, melainkan fondasi baru yang bisa membawa Macan Kemayoran meraih trofi liga pertama sejak 2018, ketika mereka menang 2-1 atas Mitra Kukar di laga penentuan. Dengan kepercayaan yang terus meningkat, Persija kini bukan hanya tim yang bermain bagus, tapi tim yang percaya diri mengejar sejarah.















