Home Berita Internasional Sejumlah Pria Ditangkap di Sekitar Pangkalan Udara Inggris Terkait Bahan Peledak

Sejumlah Pria Ditangkap di Sekitar Pangkalan Udara Inggris Terkait Bahan Peledak

Sumbawanews.com,- Polisi antiterorisme Inggris menangkap sejumlah pria pada Minggu dini hari (27/9/2026) terkait dugaan pelanggaran undang-undang bahan peledak di dekat RAF Fairford, Gloucestershire. Insiden itu memicu evakuasi warga di desa Whelford, sekitar satu kilometer dari pangkalan udara yang juga digunakan Angkatan Udara Amerika Serikat. Tim penjinak bom Angkatan Darat memeriksa sejumlah kendaraan, sementara ratusan warga dibawa ke pusat rekreasi di Cirencester sebagai langkah pencegahan. Pemerintah Inggris menyatakan situasi telah terkendali, dengan Perdana Menteri Andy Burnham dan Menteri Pertahanan Wes Streeting menegaskan bahwa semua layanan darurat bertindak cepat dan profesional.

RAF Fairford menjadi basis operasi pesawat pengebom AS sejak Februari 2026, setelah izin diberikan oleh pemerintah Inggris untuk mendukung operasi pertahanan defensif terhadap ancaman rudal Iran. Seorang warga setempat, Julian Tudsbury, mengatakan ia digedor petugas polisi sekitar pukul 07.00 waktu setempat dan diminta segera mengungsi tanpa penjelasan rinci. Sebelumnya, seorang warga melaporkan tiga mobil van mencurigakan di Whelford pada dini hari, yang menjadi pemicu respons cepat aparat.

Pihak Angkatan Udara AS menyatakan personelnya tetap waspada dan tidak akan membahas rincian langkah keamanan demi alasan operasional. Kepolisian Gloucestershire menegaskan bahwa semua tindakan diambil sesuai prosedur yang telah dilatih sebelumnya, dan penyelidikan masih berlangsung.

Previous articleTimnas Voli Indonesia Kalah Dramatis dari Thailand di Pembukaan Asian Games 2026
Next articleJenazah Korban Kapal Virgo 8 Tiba di Tulungagung, Tiga Warga Masih Hilang