Sumbawanews.com,- Manchester City resmi melepaskan gelandang andalan Rodri ke Barcelona pada musim panas 2026, tepat tujuh tahun setelah mendatangkannya dari Atletico Madrid. Dalam transaksi senilai 65,3 juta poundsterling—setara Rp1,5 triliun—City memperoleh kembali nilai investasi awalnya, meski kontrak Rodri tersisa hanya satu musim dan ia kerap mengalami cedera dalam dua musim terakhir.
Rodri dibeli City pada 2019 dengan harga sama: 65,3 juta poundsterling, terdiri dari 51,2 juta pound sebagai biaya tunai dan 14 juta pound dalam bentuk bonus. Keputusan menjualnya di usia 30 tahun, meski masih menjadi salah satu gelandang terbaik dunia, dinilai sebagai langkah bisnis cerdas. Selama tujuh tahun berseragam Etihad, Rodri mengoleksi 12 trofi, termasuk menjadi pemain pertama Manchester City yang meraih Ballon d’Or.
Prestasi tertingginya di level tim nasional tercapai pada 2026, ketika ia memimpin Spanyol meraih gelar Piala Dunia. Kepindahannya ke Barcelona bukan hanya mengakhiri era keemasan di City, tapi juga membuka babak baru di Camp Nou—tempat ia berjanji ingin menangkan segalanya.
Kehilangan Rodri meninggalkan tantangan besar bagi City. Pertanyaannya kini: apakah Elliot Anderson, gelandang muda baru yang baru dibeli, mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkan sang kapten lapangan tengah?















