Sumbawanews.com,- Di bawah arahan pelatih Shin Tae-yong, Rizky Ridho resmi bertransformasi dari bek tengah menjadi gelandang bertahan di Persija Jakarta. Perubahan posisi ini mulai diterapkan setelah tim beralih dari skema tiga bek menjadi formasi empat bek, dengan Denis Kolinger dan Radovan Pankov kini menjadi duet inti di lini belakang. Pemain asal Surabaya itu, yang baru kembali dari tugas bersama Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, mulai beradaptasi dengan peran baru yang menuntut kecerdasan posisi, kemampuan memotong serangan, dan akurasi umpan dari zona tengah.
Ridho tidak memandang pergeseran ini sebagai hambatan, melainkan tantangan yang ia nikmati. Ia aktif mempelajari gaya bermain gelandang bertahan kelas dunia asal Eropa untuk memperdalam kecepatan pengambilan keputusan dan ketenangan di bawah tekanan. Dengan peran barunya, ia menjadi opsi taktis penting bagi Persija, sekaligus memperluas nilai versatilitasnya sebagai pemain kunci tim. Meski bersaing ketat dengan pemain asing baru dan rekan satu tim lainnya, Ridho menegaskan bahwa menit bermain adalah ukuran utama kontribusinya. “Jadi, mau bagaimanapun, kalau saya enggak mau, kan saya enggak main. Jadi, ya harus mau,” ujarnya sambil tertawa.
Transformasi ini terjadi di tengah persaingan sengit di Persija Jakarta musim 2026/2027, di mana tidak ada jaminan menit bermain, bahkan bagi pemain asing sekalipun. Di laga pekan ketujuh BRI Liga 1 2026/2027 di Jakarta International Stadium, Senin (26/10/2026), Ridho bahkan mencetak gol ke gawang Persik Kediri, membuktikan bahwa adaptasinya tidak hanya berdampak pada pertahanan, tapi juga serangan.















