Sumbawanews.com,- Real Madrid akan menjamu Inter Milan pada matchday pertama Liga Champions musim ini, dalam laga yang diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling panas di fase grup. Madrid datang dengan rekor dominan melawan klub Italia: dalam 21 pertemuan terakhir melawan tim-tim dari Serie A, mereka meraih 19 kemenangan dan hanya dua kekalahan. Di sisi lain, Inter membawa beban buruk di laga tandang melawan tim Spanyol—tidak pernah menang dalam 13 pertandingan tandang terakhir melawan klub dari La Liga.
Head-to-head langsung juga menguatkan keunggulan Madrid: dalam tujuh pertemuan terakhir, Los Blancos menang enam kali dan hanya sekali kalah. Pertemuan terakhir keduanya terjadi pada musim 2021/2022, ketika Madrid menang 1-0 di San Siro dan 2-0 di Santiago Bernabéu, menyapu bersih duel kandang-tandang.
Namun, tren saat ini justru berpihak pada Inter. Tim asuhan Simone Inzaghi meraih kemenangan atas Napoli dan mengumpulkan sembilan poin sempurna dari tiga laga awal Serie A, menunjukkan formasi yang solid dan percaya diri. Sementara itu, Real Madrid baru saja mengalami kekalahan dari Real Betis di awal musim La Liga, membuat mereka kehilangan poin penting di kompetisi domestik.
Dengan kombinasi rekor historis yang menguntungkan Madrid dan performa terkini yang lebih mengesankan dari Inter, laga ini bukan sekadar benturan dua raksasa Eropa—tapi juga ujian ketahanan mental, taktik, dan kesiapan menghadapi tekanan di panggung tertinggi sepak bola klub.















