Sumbawanews.com,- Real Madrid sedang mempertimbangkan untuk mengaktifkan klausul pembelian kembali Jacobo Ramon dari Como pada musim panas 2027, sebagai calon pengganti Antonio Rudiger yang kontraknya diperkirakan berakhir di akhir musim ini. Bek muda asal Spanyol itu meninggalkan Santiago Bernabeu pada 2025 dan kini menjadi tulang punggung pertahanan Como, dengan catatan 13 penampilan, tiga gol, dan satu assist di semua kompetisi selama musim 2026/2027. Nilai klausul pembelian kembali dikabarkan di bawah 9 juta euro, menjadikannya opsi ekonomis bagi Los Blancos yang tengah mempersiapkan pergantian generasi di lini belakang. Keputusan akhir dijadwalkan baru diambil pada Maret atau April 2027, setelah evaluasi menyeluruh terhadap perkembangan Ramon dan situasi tim.
Sejak bergabung dengan Como pada 2025, Ramon berkembang pesat menjadi salah satu pemain kunci yang membantu tim asal Italia lolos ke Liga Champions UEFA musim lalu. Penampilannya yang konsisten di Serie A membuatnya jauh lebih sering tampil dibandingkan saat berada di akademi Real Madrid, di mana ia sempat mencatatkan gol dalam laga melawan RCD Mallorca di Santiago Bernabeu pada 14 Mei 2025. Performanya yang menunjukkan kemampuan bertahan sekaligus kontribusi ofensif membuatnya menjadi kandidat kuat untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Rudiger, bek asal Jerman yang usia dan kontraknya kini menjadi pertimbangan utama manajemen.
Kepulangan Ramon mengingatkan pada kasus Nico Paz musim lalu, di mana Real Madrid memulangkan pemain muda dari Serie A sebelum akhirnya menjualnya kembali. Namun, kali ini, manajemen Madrid belum mengambil keputusan final. Meski ada laporan awal yang menyebut rencana pengaktifan klausul, informasi terbaru dari AS menegaskan bahwa semua opsi masih dalam proses tinjauan. Jika kembali ke Madrid, Ramon tidak dijamin langsung masuk skuad utama, melainkan akan diposisikan sebagai bagian dari perencanaan jangka panjang lini belakang.
Dengan kontrak Rudiger yang berakhir dan tidak ada tanda-tanda perpanjangan, Real Madrid tengah membangun strategi defensif jangka panjang. Ramon, yang kini berusia 21 tahun, dianggap sebagai proyeksi masa depan yang ideal — murah, berbakat, dan telah teruji di level Eropa. Namun, keputusan akhir tetap bergantung pada evaluasi mendalam yang akan dilakukan manajemen klub dalam beberapa bulan mendatang.















