Home Berita Olah Raga REAL MADRID KEHILANGAN COURTOIS JELANG EL CLASICO

REAL MADRID KEHILANGAN COURTOIS JELANG EL CLASICO

Sumbawanews.com,- Real Madrid akan bertanding tanpa kiper utama Thibaut Courtois saat menghadapi Barcelona dalam El Clasico pekan ke-10 La Liga 2026/2027, yang berlangsung pada Senin, 26 Oktober 2026, dini hari WIB di Stadion Camp Nou. Courtois dinyatakan absen karena mengalami flu, sehingga pelatih Jose Mourinho harus mengandalkan kiper muda Ukraina, Illia Voloshyn, yang dipanggil ke skuad utama sebagai pengganti. Absennya sang penjaga gawang andalan menjadi pukulan berat bagi Los Blancos, mengingat Courtois dikenal sebagai sosok kunci dalam menyelamatkan serangan lawan yang intens, terutama di laga-laga besar.

Mourinho kini dihadapkan pada tantangan strategis: menyusun pertahanan yang lebih terorganisasi tanpa kehadiran kiper berpengalaman yang mampu mengubah arah pertandingan lewat penyelamatan kritis. Meski Voloshyn dipanggil, kandidat utama yang kemungkinan besar akan memulai pertandingan adalah Andriy Lunin, kiper yang sebelumnya pernah menggantikan Courtois dalam beberapa laga penting. Lunin, yang memiliki pengalaman di Copa del Rey dan kompetisi Eropa, harus siap menghadapi serangan mematikan Barcelona yang dipimpin oleh Lamine Yamal, Raphinha, dan Anthony Gordon—pemain-pemain yang mampu memanfaatkan celah kecil di belakang pertahanan.

Koordinasi lini belakang Real Madrid, terutama antara Ibrahima Konate dan rekan-rekannya, menjadi kunci utama untuk menutup ruang gerak para penyerang Barca. Tanpa Courtois, kesalahan kecil di area pertahanan bisa berubah menjadi gol. Mourinho harus memastikan para bek tidak hanya bertahan, tetapi juga menjaga kekompakan dan disiplin posisi agar Lunin tidak terlalu sering bekerja keras. Tekanan tinggi dari Barcelona, yang saat ini memimpin klasemen dengan keunggulan enam poin, membuat pertandingan ini bukan sekadar duel rivalitas, tapi juga penentu arah persaingan gelar.

Meski kehilangan salah satu pilar terkuatnya, Real Madrid tetap memiliki kualitas tim untuk bersaing. Namun, peluang mereka memangkas jarak dari Barcelona sangat bergantung pada kemampuan Lunin menghadapi tekanan dan ketahanan pertahanan yang kaku. El Clasico kali ini bukan hanya soal skill, tapi juga mental—dan Real Madrid harus membuktikan bahwa mereka bisa bertahan tanpa sang penjaga gawang legendarisnya.

Previous articleAn Se Young Juara French Open 2026, Kalahkan Sindhu dalam Pertarungan Sengit
Next articleTeja Paku Alam, Sang Penjaga Mistar Persib yang Tak Pernah Menyerah