Sumbawanews.com,- Real Madrid mengalahkan Barcelona 2-1 dalam laga El Clásico di Stadion Camp Nou, Senin (26/10) dini hari WIB, namun kemenangan itu ditemani kontroversi besar saat bek Barcelona, Joao Cancelo, melakukan pelanggaran keras terhadap pemain muda Madrid, Yan Diomande, pada menit ke-60. Saat Diomande tengah melaju dengan bola, Cancelo dengan jelas menginjak betis kaki kanan lawannya dengan kaki kanannya sendiri—tindakan yang jelas-jelas berbahaya dan terjadi persis di depan wasit Juan Martinez Munuera. Namun, wasit tidak memberikan kartu apa pun, bahkan VAR tidak melakukan peninjauan ulang, membiarkan pelanggaran itu berlalu tanpa hukuman.
Pelanggaran itu terjadi saat Real Madrid unggul 1-0, dan keputusan wasit langsung memicu kemarahan di kalangan pengamat dan mantan pelatih. Jose Mourinho, yang menyaksikan laga itu, tak segan mengkritik keras kegagalan sistem wasit. “Wasit dan VAR tampaknya tertidur pada menit ke-60, dengan sebuah keputusan yang secara jelas memengaruhi pemberian kartu merah kepada Joao terkait pelanggarannya kepada Diomande,” ujar Mourinho, menegaskan bahwa tindakan Cancelo seharusnya berujung pada kartu merah langsung.
Laga berakhir dengan skor 2-1 untuk Real Madrid, dengan gol-gol yang dicetak oleh pemain berbeda sesuai catatan resmi, meski detail pencetak gol tidak disebutkan dalam sumber. Kekalahan ini memperdalam masalah Barcelona di Liga Spanyol, sementara Real Madrid mempertahankan tekanan di puncak klasemen. Kontroversi pelanggaran yang diabaikan itu kini menjadi bahan perdebatan luas di media sosial dan ruang redaksi, mengingatkan kembali soal konsistensi pengawasan wasit dalam pertandingan paling bergengsi di sepak bola Eropa.














