Sumbawanews.com,- Presiden Rusia Vladimir Putin berjanji akan melakukan segala upaya untuk membantu mengakhiri perang di Timur Tengah, dalam pertemuan dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Kamis, 8 Oktober 2026, di Turkmenistan. Kedua pemimpin bertemu di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi Persemakmuran Negara-Negara Merdeka (CIS), di mana Putin menyatakan kesiapan Rusia menjadi penengah, sementara Pezeshkian menegaskan bahwa perundingan dengan Amerika Serikat telah kehilangan makna. Putin juga mengapresiasi upaya nyata Iran sejak serangan AS dan Israel dimulai pada 28 Februari, sementara Pezeshkian menuduh Washington memaksakan kebijakan sepihak yang menghambat penyelesaian damai. Kedua negara, yang sama-sama menghadapi sanksi internasional, semakin memperkuat hubungan diplomatik dan militer sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 2022, sementara Presiden AS Donald Trump menyatakan tidak akan menyerang Iran sebelum pemilu sela pada 3 November.















