Sumbawanews.com,- PSIM Yogyakarta resmi menunjuk Risto Vidakovic sebagai pelatih kepala baru untuk menyelamatkan posisi mereka di zona degradasi Liga Super Indonesia 2026/2027. Pengumuman ini disampaikan manajer klub, Iksan Mahar, pada Sabtu (31/10), sekaligus mengonfirmasi Edin Prljaca sebagai asisten pelatih. Vidakovic, pelatih asal Serbia dengan pengalaman di Borneo FC (2021–2022) dan PSS Sleman (2023–2024), dipilih berdasarkan rekam jejaknya yang teruji di iklim sepak bola Indonesia dan pemahaman mendalam terhadap kultur, tekanan, serta gaya kompetisi lokal.
Manajemen PSIM menilai keputusan ini sebagai langkah strategis untuk membalikkan tren buruk tim yang belum menang dalam tujuh laga terakhir. Dari tujuh pertandingan itu, PSIM hanya mampu meraih dua hasil imbang dan lima kekalahan, sehingga terperosok di peringkat ke-17 dengan hanya dua poin. Dengan posisi itu, klub promosi itu kini berada di zona degradasi, dan manajemen menuntut perubahan cepat dari jajaran pelatih baru.
Iksan Mahar menekankan bahwa ekspektasi manajemen sangat jelas: Vidakovic harus segera menyatukan visi dengan para pemain, membangun konsistensi, dan mengembalikan semangat menang. Keberadaan Vidakovic bersama asistennya, Edin Prljaca, dianggap mampu memangkas waktu adaptasi karena chemistry dan pemahaman sistem kerja mereka sudah terbangun sebelumnya. Hal ini diharapkan mempercepat penerapan filosofi permainan yang diinginkan klub di lapangan.
PSIM optimistis, dengan pengalaman Vidakovic di Liga Indonesia, tim bisa bangkit dari keterpurukan dan kembali mengejar target yang telah disepakati bersama.















