Home Berita Internasional Presiden Trump Pindahkan Pesawat Pengebom AS dari Inggris Akibat Ancaman Terkait Iran

Presiden Trump Pindahkan Pesawat Pengebom AS dari Inggris Akibat Ancaman Terkait Iran

Sumbawanews.com,- Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa seluruh pesawat pengebom B-1 telah ditarik dari Pangkalan Udara RAF Fairford di Inggris pada Senin, 5 Oktober 2026, menyusul ancaman keamanan yang diyakininya terkait Iran. Keputusan ini diambil untuk menghindari potensi serangan, meski rincian ancaman tidak dijelaskan secara rinci. Pentagon mengonfirmasi pemindahan tersebut pada Minggu, 4 Oktober, menyatakan bahwa keputusan itu didasarkan pada pertimbangan keamanan operasional. Trump menegaskan bahwa pihaknya mengetahui pelaku ancaman tersebut dan mengaitkannya dengan Iran, meski Teheran membantah tudingan itu.

Insiden ini bermula setelah polisi Inggris mendapat laporan pada 27 September tentang kelompok pria dengan mobil van yang melakukan aktivitas mencurigakan di sekitar pangkalan. Lima tersangka dan seorang warga negara Inggris-Iran sempat ditahan, tetapi kemudian dibebaskan dengan jaminan karena tidak ditemukan bahan peledak. Namun, petugas menemukan sejumlah bensin di dalam kendaraan tersebut. Pemerintah Inggris menegaskan bahwa fasilitas militer tetap aman, dengan prosedur pengamanan yang telah teruji. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyatakan kerja sama erat dengan pihak Inggris dalam penyelidikan, sementara dua pejabat AS mengatakan kepada *New York Times* bahwa informasi baru yang diterima komandan dalam 24 jam terakhir memperkuat kekhawatiran akan rencana serangan yang didukung Iran.

Trump menolak mengomentari laporan tentang kemungkinan penggunaan drone dalam ancaman tersebut, tetapi memperingatkan bahwa pelaku akan menanggung akibat “sangat berat” jika benar-benar melancarkan serangan. Kedutaan Besar Iran di London mengecam keras spekulasi keterlibatan Teheran, sementara pemerintah Inggris tetap mempertahankan posisi netral, menegaskan bahwa keamanan pangkalan tidak terganggu. Pengamanan di RAF Fairford pun diperketat pasca-insiden, meski tidak ada bukti konkret serangan yang direncanakan.

Previous articleIndonesia Jadi Raja ASEAN Setelah Kalahkan Thailand di Final Piala FIFA ASEAN Cup 2026
Next articleBMKG Prediksi Hujan dan Udara Kabur di Sejumlah Kota pada Selasa