Home Berita Internasional Polandia Gunakan Drone Bayraktar TB2 dalam Misi Pengawasan NATO

Polandia Gunakan Drone Bayraktar TB2 dalam Misi Pengawasan NATO

Sumbawanews.com,- Polandia telah mengintegrasikan drone tempur Bayraktar TB2 buatan Turki ke dalam operasi misi pengawasan NATO, menandai pergeseran strategis dalam kerja sama pertahanan antarnegara aliansi. Penggunaan pesawat nirawak ini dimulai pada 10 Oktober 2025, menggantikan pesawat patroli berawak M28 Bryza dalam misi pemantauan maritim di kawasan Turki. Keputusan ini merupakan kelanjutan dari kesepakatan bersejarah pada 24 Mei 2021, ketika Polandia menjadi negara anggota NATO dan Uni Eropa pertama yang membeli drone buatan Turki. Kontrak senilai sekitar 270 juta dolar AS mencakup 24 unit Bayraktar TB2, 12 stasiun kendali darat, sensor elektro-optik, rudal berpemandu laser MAM-L dan MAM-C, serta pelatihan dan transfer teknologi pemeliharaan.

Pengiriman seluruh sistem selesai pada 16 Mei 2024, setelah empat paket diserahkan bertahap sejak Oktober 2022. Kementerian Pertahanan Polandia menegaskan bahwa transfer teknologi memungkinkan angkatan bersenjatanya merawat dan memperbaiki komponen kunci, termasuk mesin, stasiun kendali, dan perangkat optik, tanpa bergantung penuh pada produsen di Turki. Peningkatan kemampuan operasional Bayraktar TB2 menjadi fokus utama dalam pertemuan Menteri Pertahanan Polandia Władysław Kosiniak-Kamysz dengan Kepala Badan Industri Pertahanan Turki Haluk Görgün pada 11 Juni 2026 di Warsawa. Dengan posisi geografisnya yang berbatasan langsung dengan Ukraina, Belarus, dan Kaliningrad, Polandia menjadikan drone ini sebagai tulang punggung modernisasi pertahanan dan pengintaian jangka panjang.

Penggunaan Bayraktar TB2 dalam misi NATO tidak hanya menunjukkan keandalan teknologi Turki, tetapi juga membuka jalan bagi kemitraan industri pertahanan yang lebih dalam antara kedua negara anggota aliansi.

Previous articleKylian Mbappe Cetak Dua Gol, Real Madrid Kalahkan Barcelona 2-1 di Camp Nou
Next articleReal Madrid Kalahkan Barcelona 2-1, Kontroversi Pelanggaran Cancelo Jadi Sorotan