Sumbawanews.com,- Persik Kediri kehilangan kapten sekaligus pemain kunci di lini depan, Ezra Walian, hingga akhir musim BRI Super League 2026/2027 setelah menjalani operasi lutut di Belanda pekan lalu. Pelatih Marcos Reina mengonfirmasi pemulihan Ezra membutuhkan waktu panjang, membuatnya dipastikan absen untuk sisa kompetisi. Cedera ini bermula setelah laga pramusim melawan Bhayangkara FC pada 22 Agustus, di mana Walian mengalami cedera lutut dan tidak kembali tampil dalam empat pertandingan awal musim ini. Sebagai pengganti, Kiko Carneiro ditunjuk sebagai kapten sementara, sementara manajemen memperpanjang kontraknya hingga 2029.
Ezra Walian, eks pemain Timnas Indonesia dan pemain bermain kiri yang dikenal sebagai otak serangan Macan Putih, menjadi sosok yang sangat diandalkan baik dari segi teknis maupun kepemimpinan di lapangan. Kehilangannya bukan hanya soal gol atau assist, tapi juga kestabilan mental tim yang ia berikan sebagai kapten. Marcos Reina secara terbuka mengakui kekosongan besar yang ditinggalkan Walian, menyebutnya sebagai salah satu pemain paling penting di musim ini.
Meski absen hingga akhir musim, peluang Ezra untuk kembali memperkuat Persik Kediri pada musim depan masih terbuka lebar, asalkan proses rehabilitasinya berjalan sesuai rencana medis. Manajemen klub pun telah mengamankan masa depannya dengan memperpanjang kontrak Kiko Carneiro, sebagai langkah strategis untuk menjaga keseimbangan tim di tengah kekosongan kepemimpinan. Persik Kediri kini harus mengandalkan dinamika baru di lini depan tanpa kehadiran sang kapten yang selama ini menjadi simbol ketahanan dan semangat tim.















