Sumbawanews.com,- Mantan Ketua Umum The Jakmania Ferry Indrasjarief menegaskan bahwa Persija Jakarta tidak perlu mengajukan banding atas sanksi larangan bertanding tandang enam laga dan denda Rp90 juta yang dijatuhkan Komite Disiplin PSSI. Sanksi tersebut diberikan menyusul kerusuhan suporter saat laga melawan Persita Tangerang pada Sabtu, 17 Oktober 2023, yang melibatkan penyalaan petasan, pelemparan flare, dan ricuh di tribun.
Bung Ferry, sapaan akrab Ferry Indrasjarief, menyampaikan pandangannya di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, menjelang laga Persija melawan Arema pada Rabu, 21 Oktober 2023. Ia menilai hukuman yang diberikan PSSI sudah proporsional dan berdasarkan regulasi yang matang, bukan karena bias atau emosi. “Saran saya jangan banding. Ini pembelajaran aja,” ujarnya.
Menurutnya, meski sanksi ini memberi dampak finansial dan strategis bagi tim, keputusan Komdis PSSI harus diterima sebagai bentuk tanggung jawab kolektif. “Ya kalau kami, rugi ya, iya. Tapi ini cukuplah ya. Sudah cukup tepat,” katanya. Ia menekankan bahwa suporter Persija sedang menjadi sorotan publik, dan lebih baik memanfaatkan masa ini untuk introspeksi daripada memperkeruh suasana dengan protes di media sosial atau memaksakan keberangkatan ke laga tandang.
Bung Ferry juga menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan PSSI kepada suporter harus dijaga dengan sikap dewasa. Ia meyakini bahwa hukuman ini bukan sekadar hukuman, tapi pelajaran berharga untuk membangun budaya suporter yang lebih tertib dan bertanggung jawab.















