Sumbawanews.com,- Persija Putri resmi mengangkat Ricky Nelson sebagai pelatih kepala menggantikan Muhamad Yusup Prasetiyo yang diistirahatkan setelah memimpin tim selama dua pekan awal Liga Putri Indonesia 2026-2027. Keputusan ini diumumkan oleh manajer tim, Diky Soemarno, pada Selasa (27/10/2026), sebagai bagian dari upaya membangun kembali semangat dan performa tim menjelang fase penting kompetisi.
Ricky Nelson, yang sebelumnya menjabat sebagai asisten pelatih di era Carlos Pena dan Mauricio Souza selama dua musim terakhir (2024-2025 dan 2025-2026), dikenal memiliki kedekatan dengan struktur organisasi Persija. Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Chief of Development Persija, dengan fokus kuat pada pembinaan pemain muda. Pengalaman lintas klubnya, termasuk di Persika Karawang, Persik Kendal, Sulut United, Persipura, dan terakhir Persis Solo, menjadi modal penting dalam membangun identitas tim yang lebih solid.
Diky Soemarno menegaskan bahwa perubahan ini bukan sekadar pergantian nama, melainkan langkah strategis untuk membangun suasana tim yang positif, menjaga profesionalisme, dan memberi ruang berkembang bagi setiap pemain. “Kami ingin tim kembali fokus dan tumbuh bersama, dengan tanggung jawab yang dipikul bersama pula,” ujarnya.
Ricky Nelson menjadi sosok yang familier bagi keluarga besar Persija, bukan hanya karena rekam jejaknya sebagai pelatih, tetapi juga karena komitmennya terhadap pengembangan pemain perempuan di level dasar hingga profesional. Kepercayaan manajemen terhadapnya diharapkan bisa memicu loncatan kualitas tim yang sebelumnya belum optimal di awal musim.
Liga Putri Indonesia 2026-2027 kini memasuki fase krusial, dan dengan kepemimpinan baru ini, Persija Putri berambisi menunjukkan kemajuan nyata—bukan hanya sebagai tim, tetapi sebagai bagian dari gerakan lebih luas dalam membangun sepak bola perempuan Indonesia.















