Sumbawanews.com,- Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, tetap akan mempertahankan kebijakan rotasi pemain meski mendapat kritik tajam usai kekalahan 0-1 dari Madura United pada matchday 6 Super League 2026-2027. Tolic menegaskan bahwa jadwal padat—tiga laga dalam seminggu—membuat pergantian susunan pemain menjadi kebutuhan strategis, bukan pilihan sembarangan. Pertandingan berikutnya, melawan Garudayaksa FC, akan berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, pada Minggu, 25 Oktober 2026, pukul 19.00 WIB.
Tolic menegaskan bahwa tekanan dari media sosial dan kritik terhadap perubahan komposisi tim tidak memengaruhi keputusannya. “Kita lihat saja siapa yang akan bermain nanti. Namun, yang jelas, kami memiliki pertandingan lagi dalam tiga hari sekali,” ujarnya, seperti dikutip dari laman resmi i.League pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Ia menambahkan, meski banyak yang menganggap Persib menjalani tujuh laga di Oktober, sebenarnya jumlahnya mencapai 10 pertandingan dalam periode tujuh hari, karena keterlibatan dalam dua kompetisi sekaligus.
Hingga awal November 2026, Persib masih memiliki lima laga tersisa. Setelah menghadapi Garudayaksa FC, tim asal Bandung akan langsung kembali bertanding di ajang AFC Champions League 2 2026-2027, dengan laga kandang melawan Melbourne Victory pada Rabu, 28 Oktober 2026, pukul 18.15 WIB di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Kondisi ini memperkuat alasan Tolic untuk terus memutar pemain demi menjaga kondisi fisik dan menghindari cedera.
Kekalahan 0-1 dari Madura United di Pamekasan menjadi puncak kritik terhadap gaya manajemen Tolic, yang dinilai membuat Persib kehilangan konsistensi sepanjang Oktober. Namun, pelatih asal Kroasia itu menekankan bahwa hasil negatif itu bukan karena keputusan rotasi, melainkan kesalahan tunggal yang dihukum lawan. Dengan lima laga tersisa hingga 8 November, Tolic bersikeras bahwa keputusan strategisnya adalah satu-satunya cara agar Persib tetap bertahan di puncak perburuan gelar di dua kompetisi sekaligus.















