Home Berita Olah Raga Persib Bandung Jadi Raja Comeback di Musim 2026/2027

Persib Bandung Jadi Raja Comeback di Musim 2026/2027

Sumbawanews.com,- Di tengah tekanan dan tantangan, Persib Bandung membuktikan diri sebagai tim paling bermental baja di musim 2026/2027. Dengan tiga kemenangan dramatis setelah tertinggal lebih dulu, skuad asuhan Igor Tolic sukses mencatatkan rekor remontada tanpa tanding di kancah Super League dan ASEAN Club Championship Shopee Cup. Ketiga kemenangan itu terjadi pada 6 September, 20 September, dan 8 Oktober 2026, masing-masing melawan PSM Makassar, Persijap Jepara, dan Port FC Thailand.

Pertama, pada laga pembuka Super League di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Persib tertinggal 0-1 akibat gol Kodai Tanaka pada menit ke-6. Namun, setelah istirahat, Patricio Matricardi menyamakan kedudukan di menit ke-48, diikuti Balsa Sekulic yang memimpin tim di menit ke-51, sebelum Uilliam Barros mengunci kemenangan 3-1 pada menit ke-81. Dua minggu kemudian, di Stadion Gelora Bumi Kartini, Persib kembali bangkit dari ketinggalan. Gol penalti Pirulo di menit ke-13 sempat membuat tuan rumah unggul, tapi Thom Haye menyamakan skor lewat sundulan tajam di menit ke-21, sebelum Uilliam Barros kembali menjadi pahlawan dengan gol penentu di menit ke-54, memastikan kemenangan 2-1.

Aksi paling menggemparkan terjadi pada matchday pertama ACC Shopee Cup di Stadion Thammasat, Thailand, pada 8 Oktober 2026. Persib tertinggal 0-1 setelah Jude Soonsup-Bell sukses mengeksekusi penalti di menit ke-65. Tapi dalam sepuluh menit terakhir, Maung Bandung melepaskan serangan mematikan: Mariano Peralta menyamakan kedudukan di menit ke-87, Berguinho membalikkan keadaan di menit ke-90+2, dan Luka Menalo menutup pertandingan dengan gol indah di menit ke-90+6, mengubah kekalahan menjadi kemenangan 3-1 yang memukau.

Dengan tiga comeback beruntun, Persib tidak hanya menunjukkan ketahanan mental, tetapi juga kepiawaian dalam mengubah tekanan menjadi peluang. Di bawah asuhan Igor Tolic, Pangeran Biru kini menjadi tim paling ditakuti saat berada dalam posisi tertinggal—karena siapa pun tahu, pertandingan belum berakhir sampai peluit panjang berbunyi.

Previous articlePersija Jakarta Siap Uji Nyali di Markas PSIM, Shin Tae-yong Berharap Jakmania Menyemangati
Next articleMario Aji Gagal Masuk 10 Besar di FP2 Moto2 Mandalika