Sumbawanews.com,- Legenda Manchester United, Park Ji-sung, menyarankan pemain sepak bola muda Indonesia untuk menempuh jalur bertahap sebelum menembus liga-liga top Eropa. Dalam kunjungannya ke Jakarta pada Sabtu, 24 Oktober 2026, pemain asal Korea Selatan itu menekankan pentingnya mematangkan diri di kompetisi Asia yang lebih mapan—seperti Jepang, Korea Selatan, atau Timur Tengah—sebelum melangkah ke Benua Biru. Park, yang menjadi pemain Asia pertama yang meraih trofi Liga Champions bersama Manchester United pada 2007-2008, menegaskan bahwa lompatan langsung ke Eropa tanpa fondasi kuat justru berisiko menghambat perkembangan karier.
Park, yang berkarier di Old Trafford dari 2005 hingga 2012 dan meraih beragam gelar bersama Iblis Merah, mengingatkan bahwa banyak pemain Asia kini sukses di Eropa bukan karena keberuntungan, melainkan karena proses panjang. “Saya tahu saat ini semakin banyak pemain Asia yang dapat kita lihat di Eropa, seperti dari Jepang, Korea, Iran, dan lainnya. Jadi diharapkan Anda bisa melangkah tahap demi tahap,” ujarnya. Ia mencontohkan perjalanan karier dirinya sendiri, yang dimulai dari K-League, lalu menembus Jepang sebelum akhirnya bersinar di Premier League.
Selain strategi bertahap, Park juga menanamkan semangat optimisme. Ia yakin bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk melahirkan pemain-pemain berkualitas tinggi, asalkan didukung kerja keras dan kepercayaan diri yang tak tergoyahkan. “Anda harus bekerja keras setiap hari, dan percaya pada diri sendiri—di masa depan Anda akan menjadi pemain terbaik di dunia,” katanya. Ia meyakini, suatu hari nanti, pemain-pemain Indonesia akan tampil di liga-liga Eropa, bukan sebagai penonton, tapi sebagai pemain kunci yang diakui dunia.
Optimisme Park tak lepas dari pengalaman pribadinya sebagai pelopor pemain Asia di level tertinggi Eropa. Bersama rekan setimnya seperti Patrice Evra, ia membuktikan bahwa ketahanan fisik, disiplin, dan mental kuat bisa mengalahkan hambatan budaya dan kompetisi. Kini, jejaknya diikuti oleh sosok-sosok seperti Son Heung-min dan Lee Kang-in, yang menjadi inspirasi bagi generasi muda Asia, termasuk Indonesia. Park berharap, para pemain muda Tanah Air tidak hanya melihat Eropa sebagai tujuan akhir, tapi sebagai hasil dari perjalanan yang terstruktur dan penuh kesabaran.















