Home Berita Olah Raga Ole Romeny Terkesima: Suporter Garuda Lebih Panas dari Amerika Selatan

Ole Romeny Terkesima: Suporter Garuda Lebih Panas dari Amerika Selatan

Sumbawanews.com,- Striker Timnas Indonesia, Ole Romeny, mengungkapkan kekaguman mendalam terhadap fanatisme suporter Garuda setelah membantu tim meraih gelar FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin, 5 Oktober 2026. Dalam wawancara eksklusif dengan media Belanda NOS, pemain asal Nijmegen itu membandingkan atmosfer stadion Indonesia dengan kegilaan sepak bola di Amerika Selatan, menyatakan bahwa semangat para pendukung jauh melampaui apa yang biasa ia alami di Eropa.

Romeny, yang bermain selama 109 menit sebelum ditarik keluar karena kelelahan ekstrem, mengaku hampir tidak mampu berjalan saat keluar lapangan. “Sejujurnya, saya tidak bisa berjalan dengan benar lagi,” katanya. Meski tidak ikut mengeksekusi penalti, ia menyaksikan dari pinggir lapangan ketika Timnas Indonesia menang 4-2 dalam adu penalti setelah bermain imbang 2-2 dalam 120 menit. Gol-gol Indonesia dicetak Dean James pada menit ke-84 dan Elkan Baggott pada menit ke-116, sementara Thailand menyamakan skor lewat Iklas Sanron (87’) dan Peeradol Chamrasamee (111’). Thailand sempat unggul jumlah pemain setelah Nicholas Mickelson mendapat kartu merah pada menit ke-81.

Romeny menilai, kekalahan dari keunggulan numerik itu menjadi pelajaran berharga. “Seharusnya kami tidak membiarkan kesempatan itu lepas begitu saja saat bermain dengan sepuluh pemain,” ujarnya. Ia menekankan bahwa dampak kemenangan ini jauh melampaui olahraga—bagi masyarakat Indonesia yang sempat kecewa setelah gagal lolos ke Piala Dunia, trofi ini menjadi titik balik emosional. “Sungguh luar biasa melihat dampaknya bagi orang-orang sekarang. Ada banyak kekecewaan setelah gagal lolos ke Piala Dunia, tetapi saat itu memang belum waktunya bagi kita,” kata Romeny.

Pemain Fortuna Sittard itu juga menegaskan bahwa ambisi Timnas Indonesia belum berhenti. “Sekarang, bangunlah selangkah demi selangkah, dan Piala Dunia 2030 akan menjadi tujuan yang sangat bagus.” Setelah merayakan gelar pertama dalam sejarah turnamen ini, Romeny kembali ke Belanda untuk bersiap menghadapi FC Twente dalam lanjutan Eredivisie pada 10 Oktober 2026. Sementara itu, Thom Haye juga mengungkapkan rasa bangga yang sama, mempersembahkan trofi ini untuk rakyat Indonesia.

Previous articleThom Haye Pecah Air Mata: Gelar Juara untuk Indonesia
Next articleSamsung Galaxy Watch Ultra2 Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Melalui Energy Score