Sumbawanews.com,- MotoGP Australia 2026 dibatalkan pada hari Minggu karena cuaca buruk yang mengganggu operasional helikopter medis di Sirkuit Phillip Island. Balapan utama yang seharusnya menjadi penutup perpisahan sirkuit legendaris itu gagal digelar, meski sesi latihan bebas, kualifikasi, dan sprint race berjalan lancar sejak Jumat hingga Sabtu. Pihak penyelenggara memutuskan membatalkan balapan karena jarak lebih dari 45 menit ke rumah sakit terdekat hanya bisa ditempuh dengan helikopter, dan kondisi cuaca membuat pesawat itu tidak bisa terbang. Race Director MotoGP, Graham Webber, menegaskan bahwa keselamatan pebalap menjadi prioritas utama, dan tanpa akses udara darurat, balapan tidak bisa dilanjutkan.
Pembatalan ini bukan yang pertama dalam sejarah MotoGP modern. Sebelumnya, cuaca juga menggagalkan balapan MotoGP Inggris 2018 di Sirkuit Silverstone, ketika hujan deras membuat sirkuit terendam air dan memaksa pembatalan seluruh kelas—MotoGP, Moto2, dan Moto3—pada hari Minggu. Seperti di Phillip Island, agenda Jumat dan Sabtu di Silverstone tetap berjalan normal sebelum keputusan pembatalan diambil pada hari balapan utama.
Phillip Island rencananya akan mengakhiri era balapannya sebagai tuan rumah MotoGP Australia setelah 2026, dengan lokasi balapan berpindah ke Sirkuit Adelaide mulai 2027. Namun, perpisahan ini berakhir tanpa kegembiraan balapan puncak, hanya dikenang sebagai hari yang terhenti oleh alam.
Pembatalan balapan karena faktor eksternal sebelumnya juga pernah terjadi akibat pandemi COVID-19, namun itu terjadi jauh sebelum hari balapan, bukan pada hari pelaksanaan seperti kali ini. Dengan demikian, MotoGP Australia 2026 menjadi salah satu dari sedikit balapan yang dibatalkan tepat pada hari perlombaan karena kondisi cuaca sejak era 2002.















