Home Berita Olah Raga Messi Mengakhiri Karier Internasional, Dybala dan Molina Absen di Laga Terakhir

Messi Mengakhiri Karier Internasional, Dybala dan Molina Absen di Laga Terakhir

Sumbawanews.com,- Lionel Messi akan mengakhiri karier internasionalnya bersama Timnas Argentina dalam laga melawan Benin pada 6 Oktober di Estadio Monumental, Buenos Aires. Namun, dua rekan setimnya yang erat secara emosional—Paulo Dybala dan Nahuel Molina—tidak akan hadir, karena AS Roma menolak memberikan izin mereka untuk meninggalkan klub. Kedua pemain, yang menjadi bagian dari tim juara Piala Dunia 2022 bersama Messi, dipertahankan oleh Roma demi pertimbangan teknis, logistik, dan jadwal kompetitif yang padat menjelang laga Serie A berikutnya. Sebelum laga perpisahan itu, Argentina terlebih dahulu menghadapi Bolivia pada 1 Oktober dan Burkina Faso pada 4 Oktober, menutup rangkaian uji coba intensif menjelang akhir era Messi di tim nasional.

Messi, yang telah mencetak 125 gol dalam 207 penampilan untuk Argentina, telah menjadi tulang punggung tim selama lebih dari dua dekade. Laga melawan Benin dirancang sebagai momen perpisahan resmi bagi sang legenda, yang sebelumnya sempat meragukan kelanjutan karier internasionalnya. AS Roma dalam pernyataan resminya mengakui betapa pentingnya momen ini bagi Dybala dan Molina, sekaligus menegaskan bahwa keputusan mereka untuk tidak ikut serta bukanlah keputusan yang diambil dengan ringan. “Klub sangat menghormati Lionel Messi dan kariernya yang luar biasa, serta mendoakan agar ia dan Asosiasi Sepak Bola Argentina mendapatkan malam yang istimewa,” demikian bunyi pernyataan resmi Roma.

Meski absen dalam momen bersejarah itu, kontribusi Dybala dan Molina dalam keberhasilan Argentina di Piala Dunia 2022 tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari legasi Messi. Kehadiran mereka di Buenos Aires memang diharapkan, tetapi kewajiban klub dan jadwal kompetisi yang ketat menjadi pertimbangan utama yang tak bisa diabaikan. Dengan demikian, perpisahan Messi akan berlangsung tanpa dua sosok yang pernah berdiri di sampingnya di atas puncak dunia—namun, jejak mereka dalam sejarah sepak bola Argentina tetap abadi.

Previous articleIndonesia Raih Emas Keempat di Asian Games 2026 lewat Desak Made Rita Kusuma Dewi
Next articleTimnas Indonesia Siap Bertaruh Nyawa Lawan Bangladesh di SUGBK