Home Berita Nasional Massa Demo Bubarkan Dibubarkan Polisi, Ricuh di Imam Bonjol

Massa Demo Bubarkan Dibubarkan Polisi, Ricuh di Imam Bonjol

Sumbawanews.com,- Polisi membubarkan aksi massa di Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, pada Rabu (28/10/2026), dengan menembakkan gas air mata dan menyemprotkan water cannon, setelah sebelumnya terdengar letusan disertai kobaran api. Aksi yang diikuti elemen mahasiswa dan masyarakat sipil itu bermula di Bundaran Hotel Indonesia, di mana para demonstran menyampaikan lima tuntutan, termasuk penetapan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai bencana nasional. Massa berusaha bergerak menuju arah HI, namun dihadang barikade polisi yang kemudian memaksa mereka mundur dengan kekuatan air dan asap gas. Kepulan asap tebal memenuhi lokasi setelah penembakan gas air mata, menyebabkan massa berlarian dan berpencar.

Perwakilan Komite Sadar, Namoradiarta Siahaan, menjelaskan aksi ini merupakan kelanjutan dari demonstrasi pada 20 Oktober 2026. Ia menegaskan tuntutan yang disampaikan merupakan penagihan tanggung jawab negara berdasarkan Pembukaan UUD 1945. Lima perintah rakyat yang diajukan meliputi: pertama, menetapkan karhutla sebagai bencana nasional, mengadili korporasi penyebabnya, dan menuntaskan tata kelola lahan; kedua, mengalokasikan APBN untuk kepentingan rakyat dan menghentikan pemborosan anggaran program yang dianggap populis seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP); ketiga, menurunkan biaya pendidikan dan memperluas akses layanan dasar; keempat, menghentikan penyalahgunaan hukum untuk kepentingan kekuasaan serta memberantas korupsi, kolusi, dan nepotisme; kelima, memulihkan kebebasan berpendapat, mengadili pelanggar HAM, dan menghentikan militerisasi di ruang sipil. “Tuntutan ini adalah penagihan tanggung jawab atas jabatan publik, janji politik, dan amanat konstitusi,” ujar Namora.

Previous articlePercepat Penanganan Karhutla, TNI Kirim 23 Ton Garam Semai ke Palembang dan Banjarmasin
Next articleBorussia Mönchengladbach Menang 2-0 di DFB-Pokal Meski Bermain dengan 10 Pemain