Sumbawanews.com,- Perempuan asal Sudan, Marwa Ahmed Al-Amin Bakhit, meninggal dunia pada 24 September 2026 saat melahirkan bayi kembar di Dubai, Uni Emirat Arab, setelah menanti kehamilan selama 12 tahun. Ia menjalani operasi caesar dan sempat menggendong bayi pertama, Fahd, sebelum kondisinya mendadak memburuk akibat penggumpalan darah di paru-paru dan jantung. Tim medis berupaya menyelamatkan nyawanya, tetapi gagal. Bayi kedua, Fahad, selamat dalam keadaan sehat.
Marwa, yang berusia 36 tahun, tinggal di Uni Emirat Arab sejak usia satu tahun dan menempuh pendidikan hingga sekolah menengah di Dubai. Ia bekerja sebagai staf sipil di Kepolisian Dubai, dikenal sebagai sosok ceria, tenang, dan penuh kasih. Setelah orang tuanya meninggal akibat kanker, ia menjadi tulang punggung keluarga, merawat dua saudara perempuannya sekaligus menjalani peran sebagai istri dan ibu.
Salat jenazahnya di Masjid Pemakaman Al Qusais, Dubai, pada 25 September 2026, dihadiri banyak pelayat, termasuk orang-orang yang tidak mengenalnya secara pribadi. Doa dan belasungkawa membanjiri media sosial, mencerminkan kepedulian masyarakat Dubai terhadapnya. Suaminya, Othman Ahmed, kini tidak bekerja, sementara kedua saudara perempuannya juga belum memiliki sumber penghasilan di UEA. Keluarga berharap pihak berwenang dan dermawan dapat membantu memberi kesempatan kerja bagi salah satu saudaranya agar keluarga bisa bertahan hidup.















