Sumbawanews.com,- Manchester United kehilangan striker Benjamin Sesko lebih lama dari perkiraan akibat cedera tulang kering yang ia alami sejak September. Pemain asal Slovenia itu diprediksi belum bisa kembali hingga Januari, karena masih membutuhkan waktu pemulihan fisik penuh. Cedera ini berbeda dari cedera sebelumnya yang membuatnya absen di akhir musim lalu, dan kini memperdalam krisis lini depan The Red Devils.
Sesko sempat mengalami awal yang suram setelah direkrut dari RB Leipzig di bawah arahan Ruben Amorim, namun performanya meledak di era Michael Carrick. Ia mencetak enam gol dalam dua bulan—Januari hingga Februari—dan akhirnya menjadi pencetak gol terbanyak MU musim lalu dengan 11 gol di semua kompetisi. Kehilangannya kini memaksa Carrick mengandalkan Bryan Mbeumo sebagai penyerang utama, meski profil Mbeumo yang lebih lincah dan berpostur pendek dianggap kurang ideal untuk menghadapi bek-bek tengah lawan yang tinggi dan kuat.
Mbeumo sendiri sudah mencatat empat gol di Liga Inggris musim ini, tetapi tidak memiliki kekuatan fisik yang dibutuhkan untuk menjadi solusi jangka panjang di posisi nomor sembilan. Dengan Sesko masih di bangku cadangan medis, opsi serangan MU semakin terbatas, dan tekanan pun semakin meningkat menjelang jendela transfer musim dingin.















