Sumbawanews.com,- Manchester United meraih kemenangan dramatis 3-2 atas AS Roma di Old Trafford, Rabu (4/11/2026) dini hari WIB, pada matchday keempat fase grup Liga Champions 2026-2027, sekaligus mengakhiri rentetan sembilan pertandingan tanpa menang. Tertinggal 0-2 akibat gol cepat Matias Soule (menit 11) dan penalti Donyell Malen (menit 17), Setan Merah bangkit lewat dua gol dari Bruno Fernandes (menit 58) dan hattrick penyelesaian Matheus Cunha (menit 83 dan 86). Kemenangan ini menyelamatkan harapan United di fase grup, sekaligus membalikkan keadaan setelah pertahanan mereka gagal mengantisipasi serangan cepat Roma.
Pertandingan berawal buruk bagi tuan rumah. Kekeliruan pertahanan memungkinkan Matias Soule membuka skor hanya 11 menit setelah laga dimulai. Enam menit kemudian, Donyell Malen mengubah keunggulan menjadi 2-0 lewat eksekusi penalti yang tak terbendung. Kedua gol itu membuat Old Trafford terdiam, sementara pelatih Michael Carrick mengakui timnya memberi ruang terlalu besar kepada lawan. “Kami cenderung melakukan segala sesuatu dengan cara yang sulit di sini. Kami benar-benar menghadiahkan mereka beberapa gol,” ujar Carrick kepada beIN SPORTS.
Perubahan taktis di babak kedua memicu kebangkitan. Bruno Fernandes memperkecil ketertinggalan pada menit ke-58 lewat penalti yang harus diulang akibat pelanggaran teknis, namun ia tetap tenang dan menuntaskan eksekusinya. Momentum berbalik sepenuhnya pada 10 menit terakhir. Matheus Cunha menyamakan kedudukan di menit ke-83 setelah memanfaatkan umpan terobosan, lalu tiga menit berselang ia kembali mencetak gol untuk mengubah skor menjadi 3-2. Kedua gol Cunha datang dari serangan balik cepat yang memanfaatkan kekosongan pertahanan Roma yang terlalu maju.
Carrick memuji ketahanan mental Fernandes dan kematangan Cunha di momen krusial. “Bruno punya keberanian luar biasa. Matheus menunjukkan kelasnya saat tim paling butuh dia,” katanya. Kemenangan ini bukan hanya mengakhiri paceklik kemenangan, tetapi juga membangkitkan semangat tim menjelang laga-laga penentu di fase grup. AS Roma, meski tampil menjanjikan di babak pertama, gagal mempertahankan keunggulan dan kini terancam tersingkir dari persaingan.















