Home Berita Olah Raga Malaysia Desak FIFA Jelaskan Tambahan Waktu Kontroversial di Laga Indonesia vs Bangladesh

Malaysia Desak FIFA Jelaskan Tambahan Waktu Kontroversial di Laga Indonesia vs Bangladesh

Sumbawanews.com,- Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) secara resmi mendesak FIFA untuk memberikan penjelasan mendetail terkait tambahan waktu tujuh menit pada laga Timnas Indonesia melawan Bangladesh dalam FIFA ASEAN Cup 2026, yang berdampak langsung pada kelolosan Indonesia ke final. Insiden itu terjadi pada menit ke-90+2, ketika wasit awalnya mengumumkan tambahan dua menit, lalu mendadak memperpanjangnya menjadi tujuh menit, memungkinkan Indonesia mencetak dua gol tambahan di menit ke-90+6 dan 90+7 untuk menang 9-2. Kemenangan itu menggeser posisi Malaysia, yang sebelumnya unggul dalam produktivitas gol setelah menang 6-0 atas Singapura, dan menghalangi mereka dari babak final.

FAM menilai perubahan waktu tambahan itu tidak sesuai prosedur standar dan berpotensi merusak integritas kompetisi. Federasi ini telah mengirimkan protes resmi kepada FIFA, menuntut transparansi terkait dasar keputusan, pihak yang mengeluarkan instruksi, dan mekanisme pengawasan selama pertandingan. Kecurigaan semakin menguat setelah pelatih Bangladesh, Thomas Dooley, juga menyatakan keheranannya atas perubahan mendadak tersebut. Meski turnamen telah berakhir lebih dari sebulan, FAM tetap berkomitmen mengejar kejelasan, bahkan mengancam akan menempuh jalur hukum internasional jika tidak mendapat respons, sebagaimana yang pernah mereka lakukan dalam kasus naturalisasi pemain ke CAS.

Sekretaris Jenderal FAM, Datuk Noor Azman Hj Rahman, mengonfirmasi bahwa hingga akhir Oktober 2026, belum ada jawaban resmi dari FIFA. Sikap gigih FAM ini sejalan dengan rekam jejak mereka dalam mempertahankan keadilan kompetisi, termasuk upaya hukum panjang terhadap pelanggaran aturan naturalisasi. Sementara itu, Timnas Indonesia berhasil memanfaatkan kemenangan itu untuk melangkah ke final dan akhirnya menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand lewat adu penalti. Namun, FAM menegaskan bahwa trofi yang sudah diangkat tidak menghapus kebutuhan akan kejelasan prosedural—karena bagi mereka, integritas olahraga lebih penting daripada hasil pertandingan.

Previous articlePersebaya Siap Bertarung, Rivera Tetap Bertekad Tampil Meski Cedera
Next articleChelsea vs Manchester United: Duel Bersejarah di Stamford Bridge Jelang Tahun Baru