Sumbawanews.com,- Laga sengit antara Madura United dan Bhayangkara Presisi Lampung FC berakhir imbang 3-3 pada pekan kelima Super League 2026/2027, Jumat (16/10/2026) malam, di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan. Pertandingan yang dipenuhi kejutan, kartu merah, dan serangan balik mematikan menyaksikan enam gol tercipta dalam 90 menit, dengan dua tim saling unggul dan balas-membalas hingga detik-detik terakhir.
Bhayangkara FC membuka skor pada menit ke-25 lewat Jefferson Brenes, yang memanfaatkan kesalahan kontrol bola Hugo Gomes. Madura United baru mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-52, saat Juan Santacruz menyundul bola lambung dari Gomes, memperkecil deficit menjadi 1-1. Ketegangan memuncak pada menit ke-62, ketika wasit Muhammad Tri Santoso mengusir Jefferson Brenes dengan kartu merah langsung setelah meninjau pelanggaran keras melalui VAR.
Dalam kondisi kekurangan tenaga, Bhayangkara FC justru kembali memimpin pada menit ke-71 melalui sepakan Mathias Ocampo yang memanfaatkan umpan dari Moussa Sidibe. Namun, Madura United bangkit dengan cepat. Balotelli menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-78, menyambar bola rebound dari tendangan salto Lulinha. Tuan rumah lalu unggul 3-2 pada menit ke-89, setelah Juan Santacruz mencetak sundulan kedua dari umpan silang Lulinha.
Kemenangan Madura United tampak pasti—hingga injury time. Sani Rizki Ramdani menyelamatkan Bhayangkara FC dengan tembakan keras dari luar kotak penalti yang gagal dihalau kiper Angga Saputro, memaksa skor berakhir 3-3. Laga ini menjadi salah satu pertandingan paling dinamis di awal musim Super League 2026/2027, sekaligus mengukuhkan reputasi Madura United dan Bhayangkara FC sebagai tim yang tak pernah menyerah hingga peluit panjang berbunyi.















