Sumbawanews.com,- Muhammad Luthfi Habibi dan Dian Ramadhani Mukti menjadi juara dunia bulutangkis junior setelah menang dramatis 16-14 atas Feng Yi Lang/Li Meng Han dalam final Kejuaraan Dunia Junior 2026. Dalam kondisi kritis, pasangan Indonesia itu menyelamatkan tiga match point lawan, membalikkan keadaan dari tertinggal 11-14, lalu meraih dua poin berturut-turut untuk mengunci kemenangan. Kemenangan ini bukan kebetulan—mereka telah melewati enam gim lainnya yang semuanya diputuskan lewat setting, dengan kemenangan 16-14 di setiap laga penentu.
Di semifinal, Luthfi/Dian mengalahkan pasangan Taiwan Lee Wei Ting/Chen Yu Hsi dengan skor 13-15, 16-14, 16-14. Sehari sebelumnya, di perempat final, mereka menaklukkan wakil Jepang Masato Yamashiro/Rio Yamakita dengan skor identik: 16-14, 16-14. Dari tujuh gim krusial yang mereka mainkan sepanjang turnamen, semuanya berakhir dengan kemenangan 16-14—tak ada satu pun yang diputuskan sebelum poin ke-16. Setiap kemenangan mereka dibangun dari ketahanan mental, ketepatan teknik, dan kemampuan mengubah tekanan menjadi peluang.
Dengan kemenangan ini, Luthfi/Dian menjadi pasangan ganda putra Indonesia pertama yang merebut gelar juara dunia junior sejak tahun 2018, sekaligus membuktikan bahwa Indonesia masih memiliki benih-benih unggul di level junior. Mereka bukan hanya juara—mereka adalah simbol ketahanan dalam tekanan, yang mampu bangkit dari ambang kekalahan dan mengubahnya menjadi sejarah.















