Sumbawanews.com,- Berdasarkan riset GfK, LG menjadi merek teratas dalam penjualan mesin cuci front loading di Indonesia, dengan pangsa pasar mencapai 40,5 persen pada periode Januari hingga Agustus 2026. Pencapaian ini terjadi meski total pasar mesin cuci secara keseluruhan mengalami penurunan 5,8 persen dibanding tahun sebelumnya, sementara LG justru tumbuh positif 1,6 persen. Keberhasilan ini dirayakan dalam konferensi pers di Jakarta pada 27 Oktober 2026, bertepatan dengan 36 tahun kehadiran LG di Tanah Air. Product Director LG Electronics Indonesia, Kim Nack Sun, menegaskan bahwa posisi nomor satu membawa tanggung jawab besar untuk terus memenuhi kepercayaan konsumen.
Pengukuhan posisi LG didasarkan pada data _sell out_ yang dikumpulkan GfK dari ribuan titik penjualan ritel di 10 wilayah dan lima pulau besar, mencakup sekitar 3,6 juta toko. Account Development Director GfK, Indriansyah Febrialdy, menekankan bahwa data yang digunakan adalah penjualan nyata oleh konsumen, bukan distribusi pabrik. Menurutnya, analisis akurat ini menjadi kompas strategis bagi LG untuk menyesuaikan produk sesuai motivasi pasar yang semakin kompleks.
Head of Product Marketing LG, Ratih Nadiah, mengungkapkan empat pilar utama kesuksesan perusahaan: penguatan segmen premium, kelengkapan portofolio dari kelas bawah hingga atas, kepemimpinan dalam kapasitas besar, dan inovasi berbasis kebutuhan konsumen. LG mengandalkan teknologi AI DD (Artificial Intelligence Direct Drive), fitur TurboWash 360 untuk pencucian cepat, serta solusi pintar LG ThinQ. Produknya juga dilengkapi fitur khusus seperti _pet care_ untuk menghilangkan bulu hewan peliharaan dan desain WashTower yang menggabungkan mesin cuci dan pengering dalam satu unit.















